ATM BRI Kabanjahe Berulah, Uang Tak Keluar Saldo Berkurang
12 Desember 2019 - 10:47:32 WIB | Dibaca: 3096x
Kabanjahe (SIOGE) – Lagi-lagi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Kantor Cabang BRI, Jalan Veteran, Kabanjahe, Sumatera Utara tak berfungsi dengan baik.
Hal itu terungkap saat nasabah, Darista Kaban (40) warga Kabanjahe ketika hendak menarik uang tunai sejumlah Rp. 50.000 dari mesin ATM tersebut. Namun, hanya struk informasi bertuliskan transaksi berhasil yang keluar dari mesin ATM.
Namun uang Rp 50.000 yang diharapkannya muncul tak juga keluar dari mesin ATM, Minggu (08/12/2019) pukul 20: 34 WIB.
Kejadian yang dialaminya itu langsung dilaporkan ke pihak security yang saat itu sedang bertugas. Berhubung saat itu sudah malam, pihak security punmenganjurkan nasabah untuk melaporkan esok harinya ke petugas Coustemer Service (CS) Bank BRI.
Dua hari berselang pasca kejadian, Selasa (10/12/2019) pukul 14 : 30 WIB, Darista Kaban pun menanyakan masalah yang dialaminya ke petugas CS BRI yang bertugas.
Menurut penjelasan CS kepadanya, uangnya akan kembali ke rekening, namun harus menunggu selama 10 hari.
“Biasanya uang akan dikembalikan ke saldo rekening. Namun sesuai sistem yang ada harus menunggu maksimal 10 hari setelah dilaporkan. Namun begitu akan kami upayakan secepatnya agar uang masuk kembali ke jumlah saldo rekening tabungan paling tidak besok di upayakan,” jelas Daris kepada Wartawan, Rabu (11/12/2019) menirukan penjelasan CS kepadanya.
Menurut pengakuan CS BRI yang sedang bertugas saat itu menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi akibat kesalahan jaringan.
“Mungkin pengaruh sinyal yang kurang bagus. Sehingga proses transaksi bisa seperti itu sambil dia menyerahkan kertas report viewer BRICare Trouble Ticket Report dan menyarankan agar saya ke esokan hari memeriksa kembali jumlah saldo di ATM saya. Petugas CS itu pun meminta maaf atas ketidaknyamanan nasabah. Itulah kata CS nya samaku,” papar Darista.
ATM BRI Kabanjahe Berulah Lagi, Nasabah Kecewa
Darista pun mengaku kecewa atas pelayanan pihak BRI Cabang Kabanjahe itu. Dikarenakan prosedur yang terlalu lama hanya untuk menyelesaikan persoalan yang menurutnya kesalahan dari pihak bank.
“Ini kan bukan kesalahan kita sebagai nasabah. Ini jelas kesalahan dari pihak bank. Terlepas itu masalah jaringan atau yang lain. Yang jelas kita disini dirugikan. Hanya uang sedikit saja harus menunggu waktu 10 hari. Gimana kalau jumlahnya besar dan udah menyangkut hidup orang lain. Misal uang itu untuk beli obat dan harus saat itu dibutuhkan. Masak harus nunggu 10 hari lagi, bisa mati lah.. orang yang butuh obat itu,” kesalnya kepada wartawan.
Terpisah saat wartawan menanyakan perihal kejadian ini kepada salah seorang karyawan BRI Cabang Kabanjahe, Robert Tarigan, mengatakan hal tersebut sudah sesuai prosedur.
“Kalau seperti itu kejadiannya, nasabah buat pengaduan ke CS. Tunggu prosesnya. Ya Memang gitu prosedurnya,” jawabnya singkat.
Diketahui, kinerja buruk ATM BRI Cabang Kabanjahe bukan kali ini saja. Sebelumnya nasabah juga sempat dirugikan akibat keluarnya uang pecahan nilai dua ribuan dari mesin ATM. Saat itu nasabah mau menarik uang tunai sebesar 500 ribu, namun uang yang keluar senilai Rp 452.000, Rabu (18/9/2019).(t/s1)






















