Pasien Positif Covid-19 di Sumut Terus Bertambah, dr Whiko Ajak Masyarakat Ikuti Protokol Kesehatan
14 Juni 2020 - 19:55:49 WIB | Dibaca: 3111x
Medan (SIOGE) - Penularan virus Covid-19 masih terus terjadi di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari update terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut per tanggal 14 Juni 2020 pukul 17.00 WIB, jumlah pasien positif kembali bertambah 10 orang.
Dengan adanya petambahan tersebut, pasien terinfeksi menjadi 872 orang, sebelumnya 862 orang dan untuk pasien yang sembuh bertambah 5 orang, sehingga total yang sembuh menjadi 209 orang, sebelumnya 204 orang. Meninggal 60 orang dan angka ini sama dengan sehari sebelumnya. Lalu pasien dalam pantuan (PDP) sebanyak 157 orang atau berkurang 4 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai 161 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan D SpB mengimbau dan mengajak masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari menghindari keramaian, kontak langsung dengan orang lain hingga mencuci tangan. Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan dan makan makanan yang bergizi.
"Kapasitas fasilitas kesehatan tidak ada artinya kalau kita semua menjadi sakit. Kapasitas tidak akan bermanfaat manakala semuanya menjadi sakit. Oleh karena itu mari kita sama-sama untuk terus menjaga. Hindari keramaian, ini jadi kunci. Kita tidak tahu siapa yang ada di sekitar kita yang sakit," katanya Minggu (14/6/2020) melalui telepon selulernya di Medan.
"Menjadi perhatian kita bersama bahwa protokol kesehatan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar dan sesuatu yang harus dipatuhi secara bersama-sama. Karena inilah yang kemudian bisa kita gunakan untuk mengendalikan sebaran Covid-19 ini di Sumut," ucapnya.
Whiko menyatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Sumut bahwa gugus tugas akan terus melaksanakan hal-hal yang mendasar dalam konteks menangani Covid-19, di antaranya dengan upaya bersama dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkannya, terutama pada sisi sosial ekonomi dan melaksanakan kegiatan pemeriksaan secara masif dan penelusuran kontak positif secara lebih agresif lagi.
"Cemaran droplet dari orang tanpa gejala ini biasanya yang mengenai benda-benda di sekitarnya. Sengaja maupun tidak sengaja, kemudian kita melakukan sentuhan pada mata, hidung, mulut tanpa dicuci inilah yang akan mempercepat proses penularan," katanya. (t/s1)






















