Lengah dari Pengawasan, Seorang Balita Meninggal Hanyut di Sungai Bahtongguran Simalungun
03 Juli 2020 - 16:56:38 WIB | Dibaca: 3208x
Simalungun (SIOGE) - Lengah pengawasan orangtua, seorang balita hanyut di sungai Bahtongguran, Warga Huta III Nagori Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja kabupaten simalungun, Kamis(2/7/2020).
Informasi yang berhasil dihimpun, Jumat (03/07/2020). Awalnya, Rabu tanggal 1 Juli 2020 sekira pukul 14.00 wib, Korban Anju Risky Pratama Sitorus (3) diajak oleh Ibu kandungnya untuk membeli Gorengan yang berjarak sekira 150 Metar dari rumah.
Namun, sesampainya di tempat penjual goregan, korban Anju pergi bermain main ke arah saluran Irigasi Huta III Nagori Raja Maligas Kecamatan Huta Bayu Raja, sedangkan Ibu Kandungnya, Irnawati Sianturi duduk di sekitar tempat penjual gorengan sehingga diduga lengah dari pengawasan.
Kemudian setelah berselang waktu lebih kurang 30 menit, Ibu Kandung Korban Irnawati bermaksud pulang ke rumahnya, lalu mencari keberadaan korban Anju di sekitar saluran irigasi, akan tetapi tidak ditemukan.
Selanjutnya Ibu Kandung Korban meminta tolong kepada warga setempat untuk melakukan pencarian terhadap korban, sebab Ibu Korban menduga bahwa anaknya Anju hanyut terbawa arus air Irigasi, karena selama ini korban bila melihat air, selalu minta mandi, dan sering langsung terjun ke dalam air.
Peristiwa inipun langsung di laporkan polsek tanah jawa polres simalungun pada kamis (02/07/2020)sekitar pukul 17:00 WIB.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Syamsul Baharudin, S.H.menjelaskan, pada Kamis 02/07/2020) sekitar pukul 11.00 wib personil polsekta tanah jawa beserta unsur muspika dibantu warga kembali melakukan pencarian terhadap korban, dengan cara penyisiran saluran irigasi sampai ke muara Irigasi di Huta Kucingan Bandar, namun hingga pukul 16.00 wib belum membuahkan hasil.
Selanjutnya, seorang warga perdagangan bernama Hasanuddin Pohan (51) bersama dua orang rekannya yang bekerja disekitar sungai menemukan mayat korban mengapung lalu mengevakuasinya ke pinggir sungai.
Kemudian Hasanuddin pohan memberitahukan penemuan tersebut kepada personil Polsek Bosar Maligas yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Tanah Jawa.
Mendapat informasi tersebut, personil Polsek Tanah Jawa langsung terjun ke lokasi penemuan dan ternyata benar mayat tersebut adalah Anju Riski Pratama Sitorus, kata Kapolsek Tanah Jawa.
Selanjutnya, personil Polsekta Tanah Jawa membawa mayat ke Puskesmas Maligas I untuk dilakukan visum luar dan selanjutnya dibawa kerumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. (AHG)












