Jasad Bocah Yang Hanyut di Sungai Tembung Ditemukan di Perairan Pantai Labu
07 Desember 2020 - 23:50:23 WIB | Dibaca: 6819x
Deliserdang (SIOGE) - Selama tiga hari hanyut di sungai Tembung jasad korban akhirnya ketemu diperairan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, Senin (7/12/2020) sekitar pukul 16.30 Wib.
Korban adalah M Iqbal Armansyah (11) anak dari Mulyo warga Jalan Kapok Dusun XII Gang Mesjid 6 Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.
Informasi yang di himpun dari relawan Gerakan Peduli Sungai (GPS) dan Tempat Kita Peduli (TKP), jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan Pantai Labu, selanjutnya dikordinasikan dengan Polairud dan disambungkan ke Tim SAR Gabungan.
"Sekitar pukul 16:30 Wib kami mendapat informasi dari warga Nelayan Pantai Labu bahwa ada menemukan mayat mengapung di perairan Pantai Labu, selanjutnya kami bersama Tim SAR gabungan langsung menuju ke lokasi guna evakuasi," ucap Lutfi selaku Ketua GPS.
Lanjut Lutfi, Korban hanyut berhasil di evakuasi Tim SAR Gabungan GPS dan TKP sampai ke darat sekitar pukul 19.00 Wib dan langsung dibawa kerumah duka.
Amatan awak media, jasad korban malam itu juga di semayamkan di TPU Pekuburan Muslim Mesjid Al-Mizan Dusun VI Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan.
Kades Bandar Khalipah Suparyo, SH yang berada dilokasi kepada wartawan mengatakan, turut berduka atas musibah yang menimpah keluarga korban. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar menasehati agar anak-anaknya tidak bermain dan mandi di sungai.
"Atas peristiwa ini menjadi pelajaran buat kita semua, kejadian ini bukan hanya ahli musibah yang menerima akan tetapi semua masyarakat yang merasakan ini. Kedepan kami dari pemerintahan Desa Bandar Khalipah akan membuat himbauan agar tidak mandi-mandi di sungai dan apabila himbauan itu masih dilanggar kami akan melakukan ketegasan dengan memanggil orang tuanya," ujar Kades.
Kades juga mengucapkan terima kasih kepada relawan GPS, ATKP, BASARNAS yang telah bersusah payah mencari dari awal kejadian sampai ditemukan jasad korban.
"Semoga dengan keikhlasan yang telah mereka lakukan menjadi suatu amal ibadah," harapnya.
Diketahui, korban sebumnya hanyut pada saat mandi - mandi bersama temannya di sungai Tembung, karena derasnya arus sungai korban tiba - tiba hanyut terbawa arus, Sabtu (5/11/2020) sekitar pukul 11.30 Wib.
Dalam kejadian tersebut, warga sekitar sudah melarang mereka agar jangan mandi-mandi di sungai karena air sungai lagi banjir besar. (Feri)






















