Sumut
Akses Jalan Minim Perhatian, Warga Parlilitan Harus Ditandu Pakai Sarung Untuk Melahirkan ke RS
20 Juni 2021 - 15:12:56 WIB | Dibaca: 4103x
Parlilitan (SIOGE) - Akses jalan hanya bisa dilalui dengan jalan kaki dan motor khusus, seorang warga Dusun Nambadia, Desa Sihastonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan harus ditandu pakai kain sarung saat hendak melahirkan sejauh 3,5 km ke rumah sakit (RS).
"Kondisi jalan sangat memprihatinkan ke kampung kami ini. Sehingga kami harus menggunakan tandu pakai kain sejauh 3,5 km untuk membawa istri Harianja melahirkan ke rumah sakit," ucap Harianja seorang warga kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).
Harianja menuturkan, jalan sepanjang 3,5 km tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua khusus sehingga tidak memungkinkan apabila membawa warga yang sedang hamil. "Kendaraan roda dua memang bisa masuk, tapi kita harus taruhan nyawa untuk melaluinya. Karena bebatuan basar yang kita lalui. Jadi sangat rawan untuk membawa warga yang dalam kondisi hamil," ujarnya.
Ia menjelaskan, di Dusun itu lebih dari 12 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim. Kondisi jalan seperti itu tidak hanya mempersulit akses untuk pengobatan, namun juga bagi pelajar yang hendak ke sekolah harus melewati jalan yang memprihatinkan itu.
"Sebelumnya memang ramai, tapi akibat minimnya perhatian sebagian warga berpindahan dan sekarang tinggal kurang lebih 12 KK. Untuk itu saya berharap kepada pemerintah daerah, agar bisa secepatnya memperbaiki jalan tersebut," kata Harianja. (MH)