Hendri Duin Sembiring: Warga Hendaknya Berkolaborasi dengan Pemko, Bersihkan Kota Medan
25 September 2021 - 22:54:35 WIB | Dibaca: 3091x
Medan (Sioge) - Warga Polonia Medan keluhkan kurangnya armada pengangkutan sampah sampai ke kawasan pemukiman warga. Bahkan sampah sampai bertumpuk di lingkungan warga tanpa diangkut.
“Pemerintah hendaknya tidak hanya mengimbau warga untuk membuang sampaj pada tempatnya, sementara fasilitas pengangkutan tidak disediakan,” ujar warga Polonia Jati Gurusinga saat mengikuti Sosialisasi Perda Ke IX Tahun 2021 Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang diselenggarakan Anggota DPRD Medan Hendri Duin Sembiring di Jalan Mongonsidi Gang D Kelurahan Polonia Medan, Sabtu sore (25/9/2021).
Sementara warga lainnya H Karo-karo mengeluhkan masih adanya warga yang tega membuang sampah di dekat rumahnya. Hal itu harus ditindak tegas agar warga merasa nyaman.
Menanggapi itu, Lurah Ardy Dayus menyatakan dulunya warga sering membuang sampah ke tanah wakaf. Namun kini, pihaknya telah membersihkannya dan menjadikan tempah sampah itu menjadi taman. Sedangkan sampah diupayakan diangkut dari kawasan perumahan warga.
Pihaknya juga sedang berupaya meminta kepada Pemko agar disedikan becak untuk mengangkut sampah sampai ke gang-gang perumahan warga. Di Kelurahan Polonia, saat ini hanya ada 4 unit Betor sampah.
Sementara itu, Hendri Duin dalam kesempatan itu meminta kepada masyarakat agar berkolaborasi dengan Pemko dalam upaya menjaga kebersihan kota. Kolaborasi yang dimaksud yakni dengan warga tidak membuang sampah sembarangan agar kebersihan kota selalu terjaga.
Politisi PDI Perjuangan itu juga berjanji akan menindaklanjuti pengusulan becak sampah ini ke Pemko Medan. "Saya akan hubungi Kadis Kebersihan Pak Husni agar segera merealisasikan usulan becak sampah ini," tandas dewan yang duduk di Komisi III ini. (S1)












