Pemko Medan Gelar Pelatihan Fotografi dan Sertifikasi Uji Profesi
16 November 2022 - 21:40:04 WIB | Dibaca: 2746x
Medan (SIOGE) - Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan menggelar pelatihan Fotografi sekaligus Sertifikasi Uji Profesi di Hotel Emerald Garden, Sabtu (12/11). Melalui pelatihan ini nantinya akan lahir fotografer yang berkualitas dan profesional.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kadis Pariwisata Agus Suriyono. Sejumlah narasumber dihadirkan dalam pelatihan diantaranya Ketua Harian APFI Pusat, Fajar Ginting, Palti Siregar dari APFI Sumut dan Fernando Jimmy Lukas selaku Ketua APFI Medan.
Kadis Pariwisata, mengungkapkan pelatihan fotografi sertifikasi para fotografer yang ada di Kota Medan untuk menambah kemampuan dan kompetensi Fotografer kita berharap kaum Millenial mendapatkan pengakuan karena telah mengikuti dan lulus uji kompetensi. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari dan dilanjutkan dengan Ujian Profesi peserta 100 orang, Senin Selasa akan diuji oleh penguji yang berpengalaman di bidangnya.
"Peserta yang mengikuti pelatihan fotografi sertifikasi Uji Profesi dibagi menjadi dua gelombang. Pelatihan berlangsung mulai tanggal 12 sampai 13 November 2022, kemudian dilanjutkan Uji Profesi di hari Senin tanggal 14 dan Selasa 15 November 2022," Kata Kadis Pariwisata.
Agus Suriyono berharap melalui Pelatihan ini para peserta dapat mengembangkan dan memvisualisasikan serta mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan.
Ditambahkan Agus, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan SDM fotografer di Kota Medan sesuai dengan Visi dan Misi bapak Wali Kota Medan.
"Saya berharap para peserta yang telah merupakan kaum Millenial kota Medan dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Dengar dan pahami ilmu pengetahuan yang disampaikan para narasumber agar kita dapat lulus uji profesi. Kepada narasumber Agus mengucapkan terima kasih atas Pembekalan yang diberikan kepada peserta," ungkapnya. (Dinas Kominfo/Bahren)












