Wali Kota Medan: Pendapatan UMKM Meningkat
14 Maret 2023 - 17:31:58 WIB | Dibaca: 2626x
Medan (SIOGE) - Wali Kota Medan Bobby Nasution kerap memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),memasarkan produknya pada kegiatan yang berpotensi perhatian masyarakat. Wali Kota Medan mengaku pendapatan pelaku UMKM, meningkat.
Salah seorang pedagang pada Bazar UMKM Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-56 Kota Medan di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU) beberapa waktu lalu, mendapat omzet Rp.8 juta sehari, dengan menjual bakso pentol, sosis gulung, dan kentang gulir.
"Alhamdulillah. Sangat membantu. Pendapatan sehari bisa mencapai delapan juta rupiah,” ucap Muhammad Robiansyah, salah seorang pelaku UMKM," yang membuka stand di bazar tersebut.
Muhammad Robiansyah merupakan seorang dari pelaku UMKM yang mengikuti Bazar UMKM. MTQ ke-56 Kota Medan ini. Lelaki asal Kecamatan Medan Tembung menjual berbagai kuliner, antara lain pentol, sosis gulung, dan kentang gulir, yang dikemas secara apik. Dia menamakan standnya Batavia Food Cak Solo dan Tempe Mendoan.
Setiap malam pada perhelatan MTQ yang berlangsung mulai 25 Februari sampai 4 Maret 2023, bazar dipadati warga Medan. Mereka tidak sekadar jalan dan melihat-melihat, namun berbelanja. Omzet yang cukup besar bagi para pelaku UMKM yang mendirikan tenda-tenda di lokasi yang terpisah dari stand kecamatan maupun perangkat daerah Pemko Medan.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Medan, Benny Iskandar Nasution, Kamis (9/3/2023) di kantornya, membenarkan tingginya pendapatan pelaku UMKM pada kegiatan MTQ, omzet Bazar UMK mulai pembukaan 25 Februari sampai penutupan 4 Maret 2023 mencapai Rp 2.242.722.000.
Dia mengaku, senang pelaku UMKM mengalami peningkatan pendapatan saat perhelatan MTQ sangat bangga dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang selalu menyediakan ruang bagi UMKM dalam kegiatan-kegiatan Pemko Medan.
Benny mengatakan, akan berusaha menambah even-even untuk pelaku UMKM guna memperluas pasar. "Kegiatan seperti bazar UMKM ini memang harus ada. Dan berencana untuk membuatnya di setiap kecamatan," tandasnya. (Dinas Kominfo/Bahren)












