Musrenbang RKPD Kota Medan 2024, Anak Muda Berpartisipasi
17 Maret 2023 - 20:27:30 WIB | Dibaca: 2690x
Medan (SIOGE) - Pemko Medan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 di Hotel Four Points, Jalan Gatot Subroto, dari tanggal 14-16 Maret 2023. Pemko Medan mengikutsertakan Kelompok Anak Muda berpartisipasi menyampaikan Usulan dan masukan untuk Pembangunan Kota Medan.
Diikutsertakannya Kelompok Difabel dan Kelompok Anak Muda dalam Musrenbang RKPD ini diapresiasi Wali Kota Medan Bobby Nasution. ketika menutup Musrenbang RKPD Kamis (16/3/2023) Sore.
"Saya mengapresiasi diikutsertakan kelompok anak muda dan kelompok difabel untuk merencanakan pembangunan Kota, agar pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujar Bobby Nasution.
Menurut Bobby Nasution, Musrenbang merupakan salah satu awal dari Pembangunan Kota Medan yang akan dilakukan Pemko Medan. Oleh karena itu setiap lapisan masyarakat boleh menyampaikan usulan dan masukan di pertemuan ini.
"Pembangunan yang baik pastinya diawali dengan perencanaan yang baik. Untuk itu Musrenbang merupakan awal dari pembangunan yang akan dilakukan, tentunya seluruh masyarakat dapat menyampaikan masukannya dalam Musrenbang ini," harap Bobby.
Kelompok Difabel ikut dalam Musrenbang RKPD, Maria Sihombing, mengaku sangat bangga dan bersyukur diikutsertakan dalam pertemuan ini. Pemko Medan telah memperhatikan dan tidak menganggap remeh kinerja dari kelompok Difabel, kami juga termasuk warga Kota Medan.
"Kami bangga dan bersyukur diikutsertakan dalam Musrenbang RKPD tahun 2024. Pemko Medan telah memperhatikan dan tidak menganggap remeh kinerja kami kelompok Difabel, kami juga warga Kota Medan berhak untuk campur tangan dalam pembangunan dan kemajuan," katanya.
Dijelaskan Maria Sihombing dalam Musrenbang ini kelompok Difabel menyampaikan usulan-usulan, diantaranya ikut berpartisipasi dan terlibat dalam setiap kegiatan atau event yang digelar Pemko Medan. "Yang paling penting kami berharap dan terus mendorong agar Pemko Medan dapat mengeluarkan Perda Disabilitas. Karena dengan adanya peraturan kaum Difabel terlindungi yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama seperti warga lainnya," kata Maria.
Hal yang sama juga disampaikan, Refnita Kelompok Difabel dalam Musrenbang. Menurutnya selain bangga juga merupakan kesempatan untuk mendengarkan program pemerintah dan menyampaikan masukan.
Selain itu Refnita menyampaikan dalam Musrenbang, kelompok Difabel juga memajangkan produk cemilan hasil dari pembuatan kelompok difabel termasuk tas sovenir untuk peserta.
"Makanan ringan dan tas sovenir yang ada di Musrenbang ini hasil produksi dari disabilitas. Kami bisa berkarya seperti orang pada umumnya," menyampaikan pembuatan dipusatkan di Jalan Amal Luhur Kecamatan Medan Helvetia,ujar Refnita.
Sementara itu, Budi S. Tambunan, kelompok Anak Muda dari Komunitas Hipnosis Kota Medan yang juga ikut berpartisipasi dalam Musrenbang mengaku senang dapat terlibat dalam pertemuan yang digelar Pemko Medan. Artinya melalui kesempatan ini kami dapat menyampaikan, edukasi dan manfaat dari hipnosis.
"Usulan yang kami sampaikan adalah kami bisa menjadi mitra untuk dapat mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui ilmu Hipnosis. Terutama menciptakan suasana sekolah yang ramah untuk anak-anak," harapnya.
Dalam Musrenbang RKPD tahun 2024, turut hadir Sekda Provinsi Sumut Arief Sudarto Trinugrogo, Rektor USU Muryanto Amin, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Sekda Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution, anggota DPRD Medan, dan Unsur Forkopimda Kota Medan serta kelompok masyarakat. (Pemko Medan/Bahren)












