Jalan Dr Mansyur Kerap Banjir Kalau Hujan, Warga Kesulitas Melintas
10 September 2023 - 20:49:10 WIB | Dibaca: 2674x
Medan (Sioge) - Para pengemudi ojek online (Ojol) mengeluhkan kerapnya banjir di Jalan Dr Masyur saat musim hujan. Akibatnya, kendaraan susah melintas sementara penumpang harus diantar.
“Kami para driver Ojol menjadi kesusahan dengan kondisi ini. Harusnya pemerintah memperhatikan hal ini dengan melakukan perbaikan sehingga banjir bisa diatasi,” ujar salah seorang pengemudi Ojol saat mengikuti Sosialisasi Perda Nomor 10 tahun 2021 tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum yang digelar Anggota DPRD Medan Erwin Siahaan, Sabtu (9/9/2023) di Jalan Dr Mansyur Medan.
Kalau penumpang tidak diantar, maka para driver Ojol tidak akan menerima ongkos. Sedangkan kalau diteruskan jalan, bisa saja kendaraan mogok atau terjatuh karena tidak nampak lagi lubang di jalan. Untuk itu diharapkan jalan yang kerap banjir itu menjadi perhatian pemerintah.
Selain itu warga Ojol juga mengeluhkan jauhnya jarak putar di daerah Dr Masnyur ini. Para driver Ojol harus memutar jauh kalau ada penumpang di seberang jalan.
Terkait BPJS KIS yang sudah lama didambakan masyarakat namun belum ada realisasinya. Kalau mereka sakit, harus membayar umum sedangkan biaya yang ditimbulkan sangat memberatkan kantong para pengemudi Ojol.
Para pengemudi Ojol juga berharap ada prioritas untuk mereka dalam mengurus SIM. “Kami sangat memerlukan SIM dalam berkendaraan, namun untuk mengurusnya sangatlah sulit,” ujar mereka.
Menanggapi hal itu, Erwin Siahaan menjawab kondisi daerah banjir sudah disampaikan kepada pemerintah. Sebagian tempat sekarang sudah dibenahi Wali Kota Medan, jadi tunggulah agar segera selesai. “Banyak tempat yang sudah dibenahi drainasenya, agar kawasan sekitarnya bisa terbebas dari banjir,” ujar Politisi PSI itu seraya menambahkan, itulah bukti keseriusan Pemko Medan terkait banjir.
Terkait jalan yang jauh putarannya, Erwin berharap Dishub Pemko bisa mengakomodir keluhan para pengemudi Ojol ini agar dalam bekerja mereka bisa merasa nyaman.
Untuk berobat, saat ini warga Medan sudah dijamin oleh Pemko dengan Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB). “Warga cukup membawa KTP Medan, sudah bisa berobat gratis,” ujarnya. Pengurusan SIM hendaknya juga tidak dipersulit Kepolisian karena itu merupakan salah satu kelengkapan yang harus ada di Ojol.
Dalam kesempatan itu, mantan driver Ojol itu meminta agar dalam berkendaraan semua mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak terlalu kencang. “Kalau di kota hendaknya tidak melebihi 60 Km/jam, karena hanya sebegitu yang dibenarkan peraturan,” ujarnya. (S1)












