Seratusan OTK Bersajam Rusak 6 Rumah dan Bak Mobil Colt Diesel di Lahan Garapan Selambo
27 September 2018 - 23:47:26 WIB | Dibaca: 2228x
Medan (SIOGE) -Seratusan OTK dengan menggunakan berbagai jenis senjata melakukan penyerangan dan penjarahan di pemukiman warga lahan garapan Jalan Selambo Ujung Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Kamis (27/9/2018) pagi.
Setelah penyerangan yang membabi buta itu, seorang warga marga Napitupulu mengalami patah di bagian tangan kanan akibat dipukul pelaku dengan balok kayu. Sementara 6 rumah warga, 2 sepedamotor dirusak dan bak mobil Colt Diesel dibakar para pelaku.
Informasi dihimpun wartawan di lokasi, sekira pukul 08.00 WIB, seratusan pria memakai penutup mulut/masker sembari menenteng senjata tajam (sajam) jenis samurai, klewang, tombak, kapak, kayu berujung paku, senapan angin, balok kayu, petasan/mercun tembak dan palu datang ke pemukiman warga dan langsung merusak rumah-rumah warga. Mengetahui rumahnya diserang, warga berupaya menyelamatkan diri ke arah Jalan Muara. Pelaku memanfaatkan hal itu dengan menjarah harta benda milik warga dan menembak rumah dengan mercon.
Para pelaku tetap mengejar warga hingga ke Jalan Muara dan merusak rumah. Tak sampai di situ, pelaku kemudian membakar bak mobil Colt Diesel, mengangkat 2 sepedamotor yang terparkir lalu membuangnya ke dalam kolam. Di saat bersamaan, pelaku juga memukuli tangan kanan marga Napitupulu hingga patah yang saat itu sedang berjalan kaki.
Tak lama Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP I Gede Bakti Widhiarta bersama Kasat Sabhara AKBP Sony Siregar, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri dan puluhan personil Sabhara, Reskrim dan Intelkam tiba di lokasi melakukan penyisiran. Mengetahui kedatangan petugas, para pelaku berhamburan meninggalkan lokasi.
Petugas bergerak cepat mengejar pelaku, dan 12 orang berhasil ditangkap. Dari lokasi petugas juga menyita berbagai jenis senjata. Selanjutnya para pelaku dan barang bukti diboyong ke Mapolrestabes guna proses selanjutnya. Sementara puluhan petugas menyisir pelaku di seputaran lokasi.
Seorang warga, Boru Manalu (34) ketika diwawancarai wartawan mengungkapkan, saat pelaku menyerang secara membabi buta, ia sedang di dalam rumah.
"Saya saat itu seorang diri di dalam rumah, sedangkan suami saya, Berman Manurung (35) sedang sarapan di warung. Tiba-tiba saya mendengar suara ledakan keras petasan/mercon tembak yang diarahkan ke rumah. Di saat bersamaan, para pelaku yang menenteng senjata meringsek masuk ke dalam rumah," ungkap wanita yang sedang hamil muda itu.
Dengan rasa takut, sambungnya, dia menyelamatkan diri melalui pintu belakang rumah. Saat itu dia juga mendengar para pelaku berteriak di depan rumah Hendrik Siburian yang berada di samping rumahnya, supaya Hendrik keluar dari rumah. Selanjutnya pelaku merusak pintu depan rumah serta seluruh perabotan di dalam rumah Hendrik.
"Setelah polisi tiba, saya kembali ke dalam rumah. Namun uang Rp 1 juta, perhiasan emas, 15 tabung gas 3 Kg dan depot air isi ulang milik saya dijarah para pelaku. Tak hanya itu, pelaku juga membakar bak mobil Colt Diesel milik kami yang diletakkan di samping rumah," ujar wanita yang baru 3 tahun tinggal di lokasi tersebut.
Semementara itu Kabag Ops AKBP I Gede Bakti Widhiarta yang dikonfirmasi mengatakan seluruh rumah yang dirusak sudah dipasangi garis polisi, dan Tim Inafis Polrestabes Medan sudah melakukan olah TKP.
"Tadi ada 12 pelaku yang kita ringkus. Saat ini pelaku lainnya termasuk salah satu otak pelaku penyerangan yang identitasnya sudah kita ketahui masih dalam pengejaran kita. Untuk rumah-rumah yang rusak sudah dipasangi garis polisi, dan Tim Inafis Polrestabes Medan sudah melakukan olah TKP. Dalam kejadian ini seorang warga terluka," terangnya.
Pantauan wartawan, sekira pukul 16.00 WIB, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto dan anggotanya tiba di lokasi. Selanjutnya Dadang berkoordinasi dengan Brimob Poldasu. Tak lama seratusan personil Brimob yang mengendarai sepedamotor trail dan bersenjata lengkap tiba di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, posko keamanan juga dibuat di lokasi.(t/s1)






















