Jalan Wisata Danau Toba di Haranggaol Hancur
08 Juni 2019 - 12:09:47 WIB | Dibaca: 3115x
Simalungun (SIOGE) - Jalan wisata Danau Toba wilayah Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun hancur.
Seorang warga Haranggaol LR Sinaga mengatakan, Jumat (7/8), kurang lebih 10 tahun lalu, Danau Toba wilayah Haranggaol Horisan merupakan salah satu kunjungan primadona bagi wisatawan. Pada masa itu, saat libur Lebaran tiba, selalu ramai dikunjungi. Pasalnya, daerah itu menyuguhkan udara sejuk dan panorama Danau Toba yang sangat menakjubkan.
Saat ini, wilayah itu sebagai kunjungan primadona ketika libur Lebaran tinggal kenangan, lantaran jalan menuju ke tempat itu rusak parah alias hancur-hancuran. Kendaraan roda dua dan empat sulit untuk melintas, karena seluruh badan jalan 'dihiasi' lubang besar dan batu-batu berserakan.
Keadaan itu membuat wisatawan lokal maupun luar daerah enggan berkunjung ke Haranggaol, karena riskan lakalantas dan merusak kendaraan. Imbasnya, objek-objek wisata di daerah itu sepi pengunjung.
Berbeda sewaktu kondisi jalan masih bagus sekira 10 tahun lalu. Pada saat itu, wilayah tersebut selalu ramai dikunjungi saat libur Lebaran. Wisatawan datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Sangat asik pada masa itu.
"Semuanya terjadi akibat jalan rusak. Saya masih ingat jelas waktu jalannya bagus. Daerah ini selalu ramai saat libur Lebaran. Tapi, sekarang sudah tinggal kenangan. Wisatawan enggan datang, karena jalannya rusak parah. Sekarang ini, yang datang ke Haranggaol hanya pemancing. Tidak ada lagi mobil rombongan wisatawan ke wilayah itu akibat jalan rusak. Sangat berbeda waktu dulu, dimana saat libur Lebaran selalu ramai," ujarnya.
Dikatakan, sebelum jalan itu diaspal, daerah itu akan tetap jadi kenangan. Namun, kalau jalan diaspal mulai dari Simpang Haranggaol sampai ke Tigaras, semua objek-objek wisata di Haranggaol Horisan akan kembali berjaya. "Semoga pemerintah daerahnya tidak membiarkan Danau Toba wilayah Haranggaol jadi kenangan," harap Sinaga. (t/s1)






















