Pemkab Tobasa Bangun Rumah Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Halado
15 Agustus 2019 - 15:19:41 WIB | Dibaca: 2875x
Tobasa (SIOGE) - Pemkab Toba Samosir (Tobasa) bersama PT Inalum dan PT TPL bangun kembali rumah korban/ahli waris yang terkena bencana natah longsor di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti pada 12 Desember 2018 lalu.
Akibat peristiwa tersebut menewaskan 10 orang dan menimbun 4 rumah warga.
Pemberian bantuan pembangunan rumah tersebut ditandai dengan dengan peletakan batu pertama yang dihadiri langsung Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian dan Direktur Pelaksana PT Inalum Ogy Ahmad Kosasih, Kamis (15/8/2019).
Sebagaimana telah terjadi bencana tanah longsor di Desa Halado pada tanggal 12 Desember 2018 yang menewaskan 10 orang dan menimbun 4 rumah warga.
Bupati mengatakan, sesuai kesepakatan dengan korban/ahli waris bencana tersebut rumah dibangun di lokasi berbeda untuk menghindari terjadinya bencana lanjutan.
"Melalui beberapa pendekatan yang baik antara Pemkab, PT Inalum dan masyarakat akhirnya ditemukan tempat-tempat yang layak untuk dibangunkan rumah korban/ahli waris melalui pendanaan dari PT TPL", ujarnya.
Sementara itu, Ogy Ahmad Kosasih menyampaikan, PT Inalum akan bangun 11 unit rumah dilokasi yang baru. Mengingat rumah warga yang sekarang ini berdekatan dengan lokasi bencana dan beresiko terjadi bencana lanjutan.
"PT Inalum akan bangun 11 unit rumah warga korban bencana di lokasi yang baru, Sebab rumah warga yang sekarang ini rawan kembali terjadi bencana lanjutan", ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Ekonomi Pembangunan pimpinan OPD, Camat Pohan Meranti, Kepala Desa Halado dan warga korban/ahli waris. (Rel/s1)






















