Kamis, 12 Mei 2016 - 21:35:12 WIB
DARURAT KEJAHATAN SEKSUAL ANAK, ORANGTUA HINGGA KADES TAK BOLEH LENGAH
Kategori: Nasional - Dibaca: 87 kali

 

Jakarta(SIOGE)
 Akhir-akhir ini banyak kasus kriminal kejahatan seksual hingga pembunuhan anak. Alarm waspada mesti dinyalakan mulai dari rumah hingga pemerintah lokal.

"KPAI terus mendorong perbaikan sistem perlindungan anak mulai elemen terkecil. Orangtua tak boleh lengah, keluarga tak boleh permisif, RT dan RW  tak boleh lalai. Pak lurah dan kades tak boleh hanya melakukan layanan administratif terhadap warga, namun harus menjadi pelopor perlindungan anak," demikian diserukan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto.

Hal itu disampaikan Susanto dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (12/5/2016). Dia menambahkan, sudah saatnya alarm bahaya kejahatan seksual terus disuarakan oleh siapa pun elemen bangsa di negeri ini untuk menghalau para penjahat seksual.

"Presiden telah menggelorakan semangat pemberatan hukuman terhadap kejahatan seksual terhadap anak. Kita tak bisa hanya menyerahkan pada polisi atau lembaya pengaduan. Saatnya mulai dari lingkungan kita terdekat, perbaiki pola asuh, perkuat ketahanan keluarga, perkuat kontrol sosial, agar tak ada celah pelaku kejahatan seksual mengintai anak kita," tegasnya.

Indonesia, imbuhnya, kini dalam kondisi lampu merah kejahatan seksual terhadap anak. Data yang dilansir UNICEF, 1 dari 10 anak perempuan di dunia telah menjadi korban kejahatan seksual. Hari ke hari anak korban kejahatan seksual terus terjadi, bahkan korban hingga dibunuh dan dimutilasi(dtk)

 

 

 




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)