Selasa, 28 Februari 2017 - 12:30:42 WIB
Goa Tempat Semedi Raja Sisingamangaraja XII Di Pollung Humbahas
Kategori: Lifestyle - Dibaca: 135 kali

Goa yang diyakini sebagai tempat persemedian Raja Sisingamangaraja XII ditemukan di Desa Sibatu-batu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas. Lokasinya tak jauh dari Doloksanggul.

Goa tempat semedi Raja Sisingamangaraja tersebut masuk dari Desa Sibatu-batu sebelah kanan dan kalau pengunjung masih bingun tentu boleh bertanya ke warga setempat di dipinggiran jalan besar yang kebetulan dekat dengan simpang itu rumah warga ada disana, pastilah anda akan diberitau di mana lokasi persemedian Raja Sisingamangaraja XII seperti yang dimaksud tulisan ini.

Sebenarnya Objek wisata sejarah ini belum banyak diketahui publik. Pemkab Humbahas pun masih belum melirikknya untuk dikembangkan Sebagai Objek Wisata Prioritas untuk melengkapi objek wisata andalan di daerah tersebut.

Padahal kisah tentang Raja Sisingamangaraja XII yang terkenal sakti mandraguna itu sangat melegenda di kalangan orang Batak, bahkan ke luar negeri sekalipun.

Raja yang konon menurut cerita kebal senjata api ini, yang diketahui ia meninggal akibat ditembak oleh Penjajah setelah terkena darah putrinya Boru Lopian.

Raja Sisingamangaraja XII sering melakukan semedi di tempat-tempat tertentu, yang dianggap keramat. Nah, dari sekian banyak lokasi persemediannya itu ,Khususnya di Humbahas terdapat di Desa Sibatu-batu. Dan katanya inilah salah satu tempat Favoritnya diantara tempat tempat lain yang digunakanya ber semedi.

P.Lumbangaol mengaku, bahwa pemilik lokasi persemedian ini adalah Nurjon Simorangkir, warga Medan Sumatera Utara.

Sekitar Dua puluh dua Tahun silam membeli tanah itu dengan maksud untuk dijadikan rumah tinggal dan perladangan,tak ayal setelah proses pembelian tanah tersebut, ia bermimpi bertemu Raja Sisingamangaraja XII. Dia mendapat petunjuk, lokasi tersebut adalah persemedian Raja Sisingamangaraja XII dan iapun seolah dapat petunjuk.

Goa tersebut sudah direnovasi Simorangkir pada 2008-2009 lalu dengan baik dan indah nampak bentuk goa besar di desain bagus, kolam kecil yang melingkar di depan dengan desain unik serta kokohkan patung gajah putih dan kuda putih ibarat mengawal Goa ini dan di lengkapi pagar yang bisa dibuka setiap saat oleh pengunjung, lalu melalui rembung sepakat diresmikan tokoh masyarakat Kecamatan Pollung dan unsur pemerintah hingga unsur Kerurunan Marga Sisingamangaraja .

Hingga kini bangunanya masih berdiri megah, namun sudah mulai pudar terkesan kurang perawatanya.

Diharapkan Pemkab Humbahas bisa membenahi dan mempromosikannya ke khalayak, disamping melestarikan Wisata dan sejarah di Humbahas khususnya Goa ini, Harapan warga demikian termasuk P Lumbangaol dan masyarakat lainya warga Pollung khususnya . (ST)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)