Selasa, 20 Juni 2017 - 10:40:38 WIB
Petani Karet Ngeluh, Jelang Lebaran, Harga Getah Karet Justru “meleleh”
Kategori: Ekbis - Dibaca: 37 kali

Tapteng (Sioge) – Menjelang lebaran harga getah karet rakyat di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), justru “meleleh” alias turun.

“Ini bukan hal yang perlu dibesar-besarkan lagi lah. Kita tahu semua, seminggu lagi kan mau Lebaran, jadi wajar harga penjualan karet di daerah Pinangsori ini turun. Karena tahun tahun sebelumnya juga lebih parah lagi. Ini masih lumayanlah ada harganya,” kata Tambunan salah satu agen dari Kecamatan Sibabangun, Sabtu (17/06/2017) di kawasan pasar jual beli getah karet di Pagarbaru, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori.

Fatahia Waruwu (47) juga menambahkan, harga jual di tingkat “penimbangan” pekan sebelumnya masih Rp9.200 per kg. Namun sepekan jelang Idul Fitri turun menjadi Rp8.000.
“Tadi siang kami jual menjadi Rp8.000 per kg. Mau Lebaran malah turun,” ungkapnya.
Di pasar itu tampak beberapa agen penampung getah hasil sadapan warga sekitar. Mereka terlihat tawar-menawar harga sesuai kualitas getah.
Para petani karet mengharapkan pemerintah agar lebih memperhatikan nasib mereka di tengah kondisi merosotnya harga jual getah. (S1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)