Jumat, 12 Januari 2018 - 10:41:48 WIB
Poldasu Imbau Tim Sukses Tidak Membenturkan Massa Selama Pilkada
Kategori: Medan - Dibaca: 2106 kali

Medan (Sioge) - Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mengimbau kepada masing-masing tim sukses jangan saling membenturkan pendukungnya, mengingat pemilihan kepala daerah (Pilkada) sangat rawan terjadi perselisihan antar sesama pendukung calon kepala daerah. 

"Kepada masing-masing tim sukses mohon tidak saling membenturkan pendukungnya. Jika ada masalah, tentu bisa dikomunikasikan," kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw usai Gelar Operasi Mantap Praja Toba 2018 belum lama ini.
Ia mengatakan, calon gubernur juga jangan menurunkan massa ketika terjadi persoalan di lapangan. Semua pihak harus sama-sama menjaga kondusivitas Sumatera Utara selama proses Pilkada.
Kapoldasu juga meminta jajaran TNI, Polri serta unsur penyelenggara Pilkada seperti KPU, Bawaslu dan Panwaslu serta seluruh komponen masyarakat untuk netral menjaga keamanan dan kesuksesan Pilkada serentak tahun 2018.
Ia menyebutkan Poldasu siap mengamankan Pilkada serentak di Sumut maupun aktivitas masyarakat lain terkait Pilkada. Selain itu, kata dia, pola-pola pengamanan telah dibuat, salah satunya dengan diselenggarakannya Operasi Mantap Praja Toba 2018.
"Operasi Mantap Praja Toba 2018 dilaksanakan mulai dari masa pendaftaran penetapan pasangan calon 8 Januari 2018 sampai dengan 9 Juli 2018 rekapitulasi hasil penghitungan suara sampai penetapan dan pelantikan kepala daerah," terang dia.
Kapolda Sumut menuturkan, Pilkada harus menjadi atensi bersama dari seluruh pihak. Untuk itu, diperlukan komunikasi intens serta transparansi kepada seluruh pihak. "Mari kita kawal bersama-sama pesta demokrasi ini dan lakukan dengan hati ikhlas agar pelaksanaan Pilkada serentak 2018 ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Kapolda Sumut.
Dia juga mengharapkan sentra Gakkumdu yang terdiri dari kepolisian, Panwas dan kejaksaan dapat bersinergi menangani pengaduan masyarakat terkait adanya kecurangan dalam Pilkada. "Gakkumdu itu sudah otomatis sebagai bagian dari pengawasan. Ada wadahnya dari kepolisian, Panwas dan kejaksaan. Diharapkan tiga unsur ini bersinergi hingga menghasilkan yang cukup baik. Jadi, bila ada pelanggaran, administrasi maupun pidana bisa diputuskan ketiga unsur ini.
Sementara itu, Kepala Opsda Operasi Mantap Praja 2018, Kombes Pol Dr Heri Subiansauri mengucapkan terima-kasih kepada masyarakat Sumut khususnya Medan, karena sampai proses pendaftaran pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, berjalan lancar.
Heri menyampaikan, sesuai arahan Presiden, Pilkada hanya 5 tahun sekali. Untuk itu, mari kita gunakan hak untuk demokrasi. Dan jangan gara-gara Pilkada silaturahmi putus, apalagi bertengkar antar tetangga dan saudara.
"Polri bersama masyarakat akan bahu membahu untuk menciptakan Pilkada damai," pungkas Heri. (t/*)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)