Senin, 12 Februari 2018 - 01:48:35 WIB
PENYERANG GEREJA LIDWINA SLEMAN DILUMPUHKAN POLISI
Kategori: Nasional - Dibaca: 2103 kali

Sleman (SIOGE) - Pelaku penyerangan Gereja Lidwina, Sleman yang bernama Suliyono berstatus mahasiswa. Saat ini, kondisi Suliyono yang dilumpuhkan polisi masih belum stabil.

"Status pelaku dari identitasnya mahasiswa, tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku," kata Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri di Gereja St Lidwina, Sleman, Minggu (11/2/2018).

Suliyono ditembak polisi karena melawan saat akan diringkus. Saat ini, dia berada di RS Bhayangkara. "Pelaku sementara belum bisa dimintai keterangan," ujarnya.

Polisi sudah mengamankan pedang yang dibawa pelaku. Ada pula ijazah yang dibawa. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.

"Sementara satu pelaku. Satu lagi masih simpang siur, dalam penyelidikan," ucap Brigjen Ahmad Dofiri.

"Kita belum bisa kaitkan jaringan, latar belakang, belum ada masih didalami, kita belum berani menyimpulkan," pungkasnya.

Sebelum Serang Gereja

Suliyono, penyerang Gereja Lidwina di Sleman, sempat menelepon keluarganya sehari sebelum beraksi. Dia mengaku ingin menikah dengan bidadari.

Hal ini diceritakan oleh ayah Suliyono, Mistaji (58) di kediamannya, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Mistaji menerima telepon dari Suliyono pada Sabtu malam (10/2/2018). Saat itu Suliyono hanya menanyakan kabar keluarganya.

"Sempat telepon hanya menanyakan kabar saya dan keluarga. Ya saya bilang sehat semua," ujar Mistaji.

Mistaji sempat meminta anaknya untuk pulang ke Banyuwangi dan menikah. Namun, Suliyono menolak.

"Saya suruh pulang ke Banyuwangi. Tapi menolak. Saya malah minta dia segera menikah. Malah dijawab dia ingin menikah dengan bidadari," ujar Mistaji.

"Katanya sih dia mau menyelesaikan Khataman Alquran di pondok," pungkasnya.

Kronologi Penyerangan Gereja Lidwina

Gereja Lidwina di Bedog, Sleman pagi tadi diserang di tengah-tengah misa pagi. Ini kronologi penyerangan yang melukai pastor dan jemaat hingga pelaku ditembak polisi.

Pelaku masuk ke area gereja. Di pintu masuk, pelaku menyabet seorang jemaat di punggung. Pelaku lalu masuk ke ruang utama gereja dan membacok beberapa jemaat.

Pelaku mendatangi Romo Karl Edmund Prier yang sedang memimpin misa dan menyabet pedang ke romo.

Anggota polisi datang ke gereja dan melumpuhkan pelaku dengan dua tembakan ke kaki kanan dan kaki kiri. Pelaku lalu terjatuh.

"Status pelaku dari identitasnya mahasiswa, tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku," kata Brigjen Ahmad Dofiri. (dc/s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)