Kamis, 15 Februari 2018 - 02:06:55 WIB
NOVA ZEIN DITANGKAP POLISI, EMPAT MOBIL MEWAH DIAMANKAN
Kategori: Medan - Dibaca: 2099 kali

Medan (SIOGE)  - Poldasu bagian Ditkrimum berhasil mengamankan empat mobil mewah yang digelapkan Ade Nova Fauzia Zein atau Nova Zein. Selain Nova Zein, pihak Polda juga mengamankan tiga tersangka lainnya masing-masing T Usman Gumanti alias Usman dan Khairul Bariah alias Cece.

Dirkrimum Poldasu Kombes Andi Rian mengatakan keempat tersangka diamankan ditempat terpisah.

Penangkapan pertama, kata Andi Rian dilakukan pada Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 20.00 WIB dan hal itu dilakukan karena tim Unit 3 Ranmor Subdit III TP Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut mendapat informasi tentang keberadaan tersangka Nova Zein.

"Sekitar jam 23.30 WIB, tim melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap Nova Zein di satu rumah yang berada di Jalan SD Inpres, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. Kemudian pada Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 15.00 Wib tim melakukan penangkapan terhadap tersangka T Usman Gumanti alias Usman di Perumahan Bougenviile Indah Jalan Sunggal, Kelurahan Sei Kambing B, Kecamatan Medan Sunggal," kata Andi.

Tidak sampai di situ, tim melakukan pengembangan dan penggeledahan serta penangkapan terhadap tersangka Khairul Bariah alias Cece di sebuah toko Inang Factory atau kantor yang digunakan tersangka Nova Zein yang berada di Jalan Sei Denai No. 31 A Medan.

Kemudian tim juga melakukan penangkapan terhadap tersangka Hotma Tua Pulungan di Perumahan Grand Gading Mas, Kelurahan Marendal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Dari keempat tersangka pihaknya mengamankan barang bukti sesuai laporan dengan LP/ 105/I1/2018/SPKT II tanggal 26 Januari 2018 diamankan satu lembar fotocopy BPKB mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi BK 1505 El, sebiah bundel fotocopy akta perjanjian nomor 01 tentang pinjam pakai mobil Mitsubishi Pajero dengan nopol BK 1505 EL dari Anda Subrata kepada Nova Zein.

Satu lembar fotocopy BPKB mobil Toyota Fortuner Nopol BK 401 W, Satu bundel akta perjanjian nomor : 12 tentang pinjam pakai mobil Toyota Fortuner NoPol BK 401 W, satu bundel akta perjanjian nomor : O4 tanggal 08 Agustus 2017, satu bundel akta perjanjian nomor: 13 tanggal 27 Juli 2017.

Peristiwa penggelapan ini, kata DirKrimum Polda Sumut bermula ketika korban atas nama Anda Subrata membuat laporan pada 6 Juli 2017 dengan LP / 105 / | / 2018 / SPKT H, dan pada 26 Januari 2018, Billy Panca Brata dan 18 orang korban lainnya membuat laporan dengan LP / 148 / Il / 2018 / SPKT II tanggal 4 Februari 2018.

"Kedua terlapor membuat ikatan perjanjian pinjam pakai mobil merek Mitsubishi Pajero warna putih mutiara BK 1505 EL atas nama Rafyuda Al Yazid selama 5 tahun. Dalam perjanjian tersebut bahwa terlapor harus membayar setiap tanggal enam per bulannya sebesar Rp16 Juta dan pada tanggal 26 Juli 2017 terlapor kembali membuat akte perjanjian pinjam pakai mobil kepada Pelapor (korban) Toyota Fortuner tahun 2016 warna Putih BK 401 W atas nama Edi Suryadi dengan 5 tahun dan dalam perjanjian tersebut bahwa kedua terlapor harus membayar setiap tanggal 26 per bulannya sebesar Rp16 Juta," kata Andi.

Masih dikatakan Andi, Pada 26 juli 2017 kedua terlapor tidak melakukan pembayaran pada Bulan Januari 2018 dan pelapor meminta agar kedua terlapor segera mengembalikan kedua mobil tersebut dan sudah tidak lagi diketahui dimana keberadaannya.

Akibat kejadian tersebut pelapor merasa tertipu sebesar Rp1,1 Miliar.(*)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)