Kamis, 15 Februari 2018 - 02:14:15 WIB
GUBSU HARAP PEMERINTAH PUSAT PERHATIKAN GURU HONORER
Kategori: Medan - Dibaca: 2108 kali

Medan (SIOGE) -  Gubsu, Tengku Erry Nuradi berharap guru-guru honorer mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Terutama para pengajar sudah lama mengabdi. Hal itu disampaikan pada saat menerima audiensi Koordinator Guru Honorer K2 (FHK21) Sumatera Utara di Medan,  Senin (12/2/2018).

“Sejauh ini pemprovsu sudah memberi perhatian kepada guru-guru honorer meski sebatas BPJS kesehatan dan peningkatan kesejahteraan honorer melalui penambahan gaji dari APBD Sumut,” kata Erry.

Dia berharap kebijakan pemerintah pusat yang mengangkat tenaga honorer kesehatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga bisa dilakukan kepada guru-guru honorer, terutama guru yang sudah puluhan tahun mengabdi.

“Pengangkatan guru-guru honorer khususnya sudah mengabdi belasan tahun bisa menjadi apresiasi kepada para pahlawan tanpa jasa tersebut. Mereka sudah mendidik generasi bangsa,” paparnya.

Ironisnya, lanjut Erry, sampai sekarang tidak ada payung hukum yang mengatur tentang keberadaan guru-guru honorer. Kendati demikian, dikatakannya bahwa Pemprovsu selalu berkonsultasi ke Menteri Pendidikan Republik Indonesia tentang permasalahan guru di Sumut termasuk guru-guru honorer.

Sementara Ketua FHK21 Sumut, Andi Surbakti menyatakan tujuan mereka beraudiensi kepada Gubsu selain mengundang pada acara silaturahmi acara Akbar Guru Honorer se-Sumatera Utara yang akan dihadiri 2000 perwakilan guru honorer dan rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2018 di Kabupaten Mandailing Natal.

Selain itu kedatangan mereka menyongsong kebijakan pemerintah pusat bersama DPR RI dalam menyelesaikan guru honorer menjadi ASN juga sesuai dengan revisi Undang-Undang no 5 tahun 2014 tentang ASN. “Kita berharap agar pemerintah pusat dapat memperhatikan nasib guru honorer dan mengangkat menjadi ASN sama seperti tenaga kesehatan (honorer K2) ,” paparnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih mewakili para guru honorer atas perhatian Gubsu dengan menambah gaji sebagi peningkatan kesejahteraan melalui APBD Sumut juga pemberian BPJS kesehatan. Menurutnya, pengabdian guru honorer tidak jauh berbeda dengan para tenaga kesehatan baik yang bertugas di kota terlebih di daerah perdesaan.

“Mereka yang di pedesaan hingga didaerah terpencil banyak yang mendapat honor minim tapi mereka ikhlas menjalankan tugas sebagai mencerdaskan generasi bangsa,” ujarnya. (sb/*)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)