Kamis, 22 Maret 2018 - 01:59:31 WIB
Pedagang Pasar Marelan “Serbu” DPRD Medan, Pedagang Wajib Setor Rp30 Ribu Sehari
Kategori: Medan - Dibaca: 2103 kali

Medan (SIOGE) - Puluhan pedagang Pasar Marelan “serbu” DPRD Medan, Rabu (21/3/2018) mengadukan nasib ratusan pedagang Pasar Marelan lantaran diharuskan membayar Rp 30 ribu per hari agar boleh berjualan.
Kedatangan para pedagang itu disambut Ketua Komisi C Hendra DS, Mulia Asri Rambe, Beston Sinaga dan Dame Dumaria Br Hutagalung, usai pelantikan anggota dewan, Proklamasi K Naibaho.
Dalam pengaduannya, puluhan pedagang berharap agar legislatif memberi solusi atas permasalahan mereka. "Kami bingung pak bagaimana bisa jualan. Kami letak barang di luar pasar, diusir. Kami coba masuk di pasar, malah diharuskan bayar Rp 30 ribu. Saya hanya pedagang salak pak, belum lagi jualan udah dipalak. Berapalah untung yang saya dapat, darimana saya harus bayar Rp 30 ribu setiap hari," keluh seorang pedagang.
Pedagang lainnya menimpali, mereka juga diharuskan bayar lapak Rp 12 juta. Sementara kemampuan mereka hanya Rp 3 juta. "Pedagang ini ada sekitar 400 an lebih yang belum dapat kios, sedangkan pihak PD Pasar mengatakan kios yang tersisa 120 lagi. Tapi harga kiosnya sangat mahal Rp 12 juta, bagaimana kami bisa bayar. Kami sudah mendaftar, bahkan sebagian dari kami udah membayar. Tapi tak dapat kios," ujar pedagang lainnya.
Pedagang juga memasalahkan adanya pedagang baru yang mendapat kios. Sementara mereka pedagang yang sudah belasan tahun berjualan di Pasar Marelan malah tak mendapat kios.
Menanggapi itu, Hendra DS menyebutkan, pihaknya sudah memutuskan agar pedagang didata ulang dan diprioritaskan pedagang lama. Berdasarkan informasi dari PD Pasar diketahui kios yang tersisa sekitar 120 unit. "Adanya kutipan Rp 30 ribu ini kami baru tahu,” ujar Politisi Hanura ini lagi.
Dame juga menanyakan data yang dimiliki pedagang. Sebab data tersebut akan diakomodir untuk pendataan ulang. Namun pedagang mengatakan sebagian data mereka hilang dan saat mau mendaftar kembali, malah ditolak pihak PD Pasar.
Akhirnya Ketua Komisi C memutuskan melakukan Sidak ke Pasar Marelan. "Sekarang juga kita sidak biar persoalan ini segera selesai,"ujar Hendra yang langsung disambut riuh tepuk tangan puluhan pedagang. (s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)