Kamis, 22 Maret 2018 - 02:49:10 WIB
JR Saragih Dicopot dari Ketua DPD Partai Demokrat Sumut,DPP Tunjuk Herri Zulkarnain Jadi Plt
Kategori: Sumut - Dibaca: 2113 kali

Medan (SIOGE) - JR Saragih dicopot dari Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. Untuk sementara waktu, DPP Partai Demokrat menunjuk Herri Zulkarnain sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Sumut.
Informasi yang beredar menyebutkan, pencopotan JR Saragih ini terkait dengan penetapan status tersangka kepada Bupati Simalungun dua periode itu dalam kasus diugaan pemalsuan tanda tangan Kadis Pendidikan DKI Jakarta dalam legalisir fotokopi ijazah JR Saragih dalam keperluan berkas pencalonan Pilgubsu 2018.
Herri Zulkarnain yang dikonfirmasi tidak membantah hal tersebut. Dia menyebut saat ini tengah berlangsung rapat untuk menindaklanjuti keputusan DPP Partai Demokrat itu. "Benar informasinya, sedang berlangsung rapatnya," ujar Herri Zulkarnain saat dikonfirmasi, Rabu (21/3/2018).
Untuk diketahui, JR Saragih dua kali dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Sumut dalam pencalonan sebagai Calon Gubernur Sumut periode 2018-2023 karena masalah ijazah SMA-nya.
Belum Kantongi SK
Sementara itu, Anggota DPRD Medan Herry Zulkarnain Hutajulu ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Sumut. Namun sampai saat ini, Herry ternyata belum mengantongi Surat Keputusan (SK) penunjukan dirinya sebagai Plt.
"SK masih mau diambil ke Ketum. Ketum kita sedang di Jawa Barat. Tapi SK nya sudah jelas," kata Herry, memberi penjelasan kepada wartawan di DPD Demokrat Sumut Jalan Abdullah Lubis, Medan, Rabu (21/3/2018).
Menurut Herry setelah ini mereka akan segera berangkat ke DPP menghadap Ketua Umum untuk mengambil SK dan menerima instruksi lanjutan.
Penunjukan dirinya kata Herry, sudah mendapat restu dari Sekretaris Jendral DPP Demokrat Hinca Panjaitan dan Ketua BPOKK Pramono Edhie Wibowo. Kedua pengurus teras DPP itu diketahui hadir dalam pertemuan membahas penunjukan Herry sebagai Plt di Hotel Wings, Kualanamu, Rabu siang tadi.
Herry yang didampingi Sekretaris DPD Demokrat Sumut Meilizar Latif mengungkapkan, penunjukan dirinya sebagai Plt merupakan keputusan DPP. Sesuai AD/ART kata dia, pengurus yang ditunjuk menjadi Plt Ketua DPD adalah pengurus DPP. "Dan saya adalah sekretaris DPP pemberdayaan masyarakat program pro rakyat," katanya.
Menurut Herry, penonaktifan JR sebagai Ketua DPD adalah agar Bupati Simalungun itu fokus menghadapi persoalan hukum yang tengah dihadapinya baik di PTTUN mau pun di Gakkumdu. "Apabila nanti masalah hukumnya sudah selesai, maka mau satu hari, tiga hari, mau seminggu, kita kembalikan," sebutnya.
Lantas bagaimana perasaan JR Saragih? Pencalonannya sudah dicoret oleh KPU Sumut dan kini partai menonaktifkannya? "Beliau sebagai kader militan tetap juga semangat, dan tetap membantu Demokrat supaya besar, dan juga siap menghadapi masalah yang dihadapinya saat ini," pungkasnya. (t/s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)