Sabtu, 14 April 2018 - 12:17:50 WIB
Tiga tahun Jokowi, Jalan Tol Terbangun Hampir Samai Capaian Pembangunan 34 Tahun
Kategori: Nasional - Dibaca: 2114 kali

Jakarta (SIOGE) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini merayakan HUT ke-20. Di usia baru ini, BUMN telah mencatatkan beberapa capaian. Salah satunya, dalam tiga tahun terakhir, tercatat sudah 568 kilometer (Km) jalan tol telah dibangun, atau hampir mencapai panjang jalan tol yang dibangun sejak 1980 hingga 2014 yang tercatat sepanjang 700 Km.
Selain itu, dari sisi kinerja, laba BUMN telah mencapai Rp 187 triliun dan aset hingga Rp 7.212 triliun. Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku selama 3,5 tahun memimpin kementerian pelat merah tersebut, telah meningkatkan laba BUMN hingga mencapai Rp 44 triliun. Di mana, hingga akhir 2017, laba BUMN telah mencapai Rp 187 triliun.
"Waktu saya memimpin laba BUMN secara keseluruhan Rp 143 triliun, jadi sampai akhir 2017 itu ada peningkatan Rp 44 triliun. Selamat kepada semua BUMN atas kinerjanya selama ini," kata Menteri Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/4/2018).
Tidak hanya itu, indikator peningkatan kinerja juga bisa dilihat dari sisi aset. Tercatat, di 2017, aset BUMN mencapai sebesar Rp 7.212 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp 4.387 triliun pada 2014.
Namun demikian angka-angka tersebut, dikatakan Menteri Rini, tidak lebih penting dari pencapaian manfaat BUMN kepada masyarakat. Saat ini, banyak BUMN yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR).
Di sisi lain, rasio elektrifikasi Indonesia saat ini sudah mencapai 95 persen yang didukung dengan peningkatan kapasitas pembangkit listrik yang mencapai 17.000 MW atau sudah melampaui 50 persen dari yang ditargetkan pemerintah sebesar 35.000 MW hingga 2019.
"Jadi memang saya dorong bagaimana BUMN benar-benar bisa bermanfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ini sebenarnya manfaat dari BUMN," tegasnya.
Menteri Rini mengatakan, di usia Kementerian yang sudah menginjak 20 tahun ini, diharapkan bisa mempersiapkan semua perusahaan pelat merah agar menjadi kuat dan sehat, memberikan kontribusi positif bagi negara lewat fungsinya sebagai agen pembangunan serta melalui komtribusi dividen, pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). (md/s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)