Jumat, 11 Mei 2018 - 11:45:31 WIB
Mahathir Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Malaysia
Kategori: Internasional - Dibaca: 2117 kali

Malaysia (SIOGE) - Mahathir Mohamad akhirnya resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Kamis (10/5). Dengan pelantikan ini, Mahathir menjadi pemimpin tertua dunia di usianya yang ke-92 tahun.
Pengambilan sumpah Mahathir dilakukan di Istana Sultan Kuala Lumpur, disaksikan oleh Yang Dipertuan Agong Sultan Muhammad V dari Kelantan.
"Saya Mahathir bin Mohamad setelah dilantik memegang jabatan perdana menteri akan menunaikan kewajiban dengan daya upaya saya. Saya akan memelihara, melindungi , mempertahankan pelembagaannya," ucap Mahathir dalam sumpahnya di hadapan Yang Dipertuan Agong Sultan Muhammad V dari Kelantan di Istana Negara, Kuala Lumpur dalam siaran langsung TV 2 Malaysia.
Dalam acara pelantikan Mahathir, ia ditemani oleh istrinya, Tun Dr Siti Hasmah Ali. Selain itu juga hadir para pimpinan partai dari koalisi Pakatan Harapan, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail yang juga istri dari Anwar Ibrahim.
Kubu Mahathir, koalisi Pakatan Harapan (PH), memenangkan 113 dari 222 kursi di parlemen. Sementara koalisi Barisan Nasional (BN) perdana menteri sebelumnya Najib Razak hanya mendapatkan 79 kursi.
Pemilu Malaysia kali ini mencetak sejarah karena untuk pertama kalinya sejak 61 tahun BN kalah dalam pemilu.
Nama Mahathir akrab di peta perpolitikan Malaysia. Dia pernah menjadi PM terlama negara itu, memimpin dari 1981 hingga 2003. Mahathir dipuji akibat pertumbuhan ekonomi Malaysia, namun juga dicerca atas kepemimpinannya yang otoriter, memberangus oposisi, pengadilan, dan jurnalis.
Secara resmi dia telah menyatakan pensiun, namun kembali muncul pada 2015 dengan kritikan keras terhadap Najib. Mahathir menuding Najib memimpin pemerintahan kleptokrasi dengan megakorupsi 1MDB yang merugikan negara hingga miliaran dolar AS, diselidiki oleh enam negara termasuk Amerika Serikat.
Pada 2018, dia menyatakan masuk kubu oposisi bahkan berbaikan dengan Anwar Ibrahim, mantan wakil PM-nya yang sempat berseteru. Mahathir menyatakan akan menguatkan posisi politiknya bersama Anwar Ibrahim untuk menggulingkan Najib. Mahathir juga mendesak pembebasan Anwar yang divonis lima tahun penjara karena sodomi.
Menjadi PM, Mahathir berjanji dalam 100 hari kepemimpinannya untuk membatalkan pajak barang dan jasa yang diterapkan Najib dan meninjau investasi asing. Dia juga berjanji akan menyelidiki korupsi 1MDB yang diduga digawangi Najib.
"Kami tidak ingin balas dendam, kami hanya ingin menegakkan hukum. Jika seseorang melanggar hukum, termasuk jurnalis sekalipun, mereka akan diadili," kata Mahathir ketika ditanya apakah Najib akan diselidiki.(k/*)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)