Kamis, 02 Agustus 2018 - 02:19:00 WIB
Hari Pertama Pelaksanaan Imunisasi Campak dan Rubella di Deliserdang Sukses
Kategori: Sumut - Dibaca: 2113 kali

Lubukpakam (SIOGE) - Hari pertama pelaksanaan imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Deliserdang di Sekolah Dasar 101901 Lubukpakam berlangsung sukses, Rabu (1/8). Pemberian vaksin wajib tanpa melihat riwayat imunisasi terhadap anak-anak mulai dari usia 9 bulan hingga 15 tahun itu dipimpin Wakil Bupati Deliserdang, Zainuddin Mars didampingi Plt Kadis Kesehatan, dr Ade Budi Krista.
Pantauan di lokasi, banyak anak yang merasa ketakutan untuk disuntik dan tak sedikit pula siswa yang menangis karena ketakutan melihat jarum suntik. Anak-anak mau disuntik setelah melihat temannya selesai disuntik dan mengatakan tidak sakit.
Sebelumnya dalam acara pencanangan imunisasi MR, Zainuddin mengimbau kepada para oarangtua agar ikut mengkampanyekan hal tersebut kepada ibu-ibu lain dan tidak mempercayai berita-berita hoax yang beredar. Ia berharap, agar para orangtua dapat mengerti dari bahaya Campak dan Rubella yang sudah terbukti dan diketahui dunia sangat berbahaya terhadap anak.
"Vaksin ini sudah terbukti aman karena sudah diteliti. Orangtua harus tau betapa pentingnya imunisasi ini karena akan menyangkut masa depan anak-anak kita. Sebagai orangtua hak-hak anak harus terus kita perhatikan," kata Zainuddin.
Zainuddin menyadari, mungkin masih saja orangtua yang merasa pemberian imunisasi tidaklah terlalu penting karena merasa orang-orang tua dulu banyak yang tidak diimunisasi namun dalam keadaan sehat. Menurutnya pendapat itu harus dibuang, karena perkembangan virus sudah tentu berbeda dengan tahun-tahun dulu.
Sementara dr Ade Budi Krista menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh ada sekitar 606.000 anak Deliserdang yang menjadi target pemberian imunisasi. Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan petugas Vaksinator di setiap Kecamatan-Kecamatan.
Tujuan kampanye imunisasi, katanya, untuk meningkatkan kekebalan terhadap MR secara cepat, memutuskan transmisi virus MR dan memutuskan angka kesakitan MR.
Dijelaskan, penyakit campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan kematian. Sementara Rubella merupakan penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada Trimester Pertama atau diawal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkannya.
“Penyakit Campak dan Rubella ini tidak ada obatnya tetapi dapat dicegah dengan imunisasi. Pencegahan yang terbaik dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi vaksin MR (satru vaksin MR dapat mencegah sekaligus dua penyak,” terang dr Ade.(t/s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)