Minggu, 02 September 2018 - 15:25:07 WIB
Lagu "Gak Mau Ganti Presiden" Mengumandang
Kategori: Seremonial - Dibaca: 2117 kali

Lagu “Gak Mau Ganti Presiden” mengumandang untuk pertama kalinya di antara sejumlah relawan yang tergabung Komunitas Masyarakat Indonesia (Kami) Jokowi Ma’aruf Amin (Jamin), berkumpul di Bens Cafe, Medan, Jumat (31/8/2018).
Lagu ciptaan musisi Batak Charlie Willie Hutasoit ini muncul seolah menjadi tandingan lagu "#2019 Ganti Presiden" yang sempat muncul belum lama ini.
Deklarator Komunitas Masyarakat Indonesia Jokowi - Ma’aruf (Kami Jamin) SP Sianturi mengatakan, lagu ini lahir sebagai respon atas fenomena yang muncul di tengah-tengah masyarakat saat ini, yaitu gerakan-gerakan yang berpotensi memunculkan perpecahan melalui berita hoax di media sosial.
“Kami Jamin adalah sebuah komunitas yang tergerak untuk perubahan yang lebih baik, menjunjung tinggi hak azasi manusia, kebebasan berpendapat, anti-hoax, anti korupsi, anti kemiskinan. Melalui lagu “Gak Mau Ganti Presiden” ini kita ingin menyampaikan juga bahwa presiden kita bekerja, tidak hanya dalam kata-kata dan kita tetap Jokowi jadi presiden,” ujar SP Sianturi di hadapan sejumlah relawan Kami Jamin.
Mengapa gerakan ini memilih musik sebagai mediumnya? Menurut Sianturi, hal itu tidak lepas dari pertemuannya dengan Charlie Willy Hutasoit, musisi yang namanya tak asing lagi di kancah musik Batak. Charlie merupakan salah satu orang yang berperan di balik soundtrack musik film “Toba Dream”. Dia juga merupakan pencipta lagu Batak yang kian populer, “Holong Naso Tarputik”.
“Saya tahu Charlie adalah musisi hebat dan saya ingin bertemu dengan dia. Setelah kami bertemu, muncul gagasan untuk membuat lagu “Gak Mau Ganti Presiden”. Melalui lagu ini kita ingin mengajak masyarakat agar tidak ikut termakan isu hoax,” ujarnya.
Sepintas lirik lagu “Gak Mau Ganti Presiden” cukup sederhana, begitu juga dengan ritem lagu yang mudah didengar dan diingat (easy listening). Namun, lirik di dalamya menyiratkan sebuah perlawanan dan ingin menghalau lagu sejenis yang pernah muncul. Berikut petikan lirik pada refrainnya.
“Aku ga mau ganti”
Ga mau ganti’
Ga mau ganti presiden’
Kami mau dia lagi ‘mau dia lagi
Mau dia yang jadi presiden’
Kami butuh yang mau bekerja
Kami butuh yang jelas
Gak banyak bicara
Untuk negeri tercinta
Bukan untuk coba-coba
Apapun alasanmu
Kutetap pilih dia’
SP Sianturi menambahkan, lagu ini juga merupakan representasi dari ketidaksetujuan pada berita hoax yang belakangan muncul, terutama di media sosial. Juga penolakan terhadap kemiskinan. “Kami tidak setuju kemiskinan miskin ekonomi, miskin finansial apalagi miskin moral,” ujarnya.
Sementara itu, Charlie Willy Hutasoit mengatakan, lagu ini diciptakannya berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakannya belakangan ini. “Saya melihat adanya muncul berita-berita hoax yang bertujuan untuk menyudutkan presiden, padahal presiden kita bekerja tak banyak bicara,” ujarnya.
Meski belum didengar langsung oleh Presiden Joko Widodo, namun ia berharap lagu ini didengar banyak orang. “Mudah-mudahan bapak Presiden akan mendengarnya nanti,” katanya. Dalam waktu dekat, lagu ini direncanakan juga akan dideklarasikan di Jakarta. (sumber medan Bisn)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)