Diisukan Suspect Covid-19, Staf Kemenlu RI Dinyatakan Tifus dan DBD
13 Maret 2020 - 23:43:19 WIB | Dibaca: 3084x
Toba (SIOGE) – Diisukan staf Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI sempat tertular suspect virus Corona (Covid-19). Kadis Kesehatan Kabupaten Toba dr Juliwan Hutapea mengatakan negatif, ternyata tifoid (tifus) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Tidak ada tanda-tanda virus corona.
"Pihaknya sudah menghubungi pihak rumah sakit di Tarutung untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar suspect virus Covid-19, ternyata hasilnya negatif. Tes darahnya, ternyata tifoid (tifus) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Tidak ada tanda-tanda virus corona. Sekarang si pasien ini sudah dirawat di ruang inap biasa, bukan di ruang isolasi,” bebernya kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).
Juliwan juga akan tetap memastikan, bahwa yang bersangkutan bukan suspect virus corona. Namun, karena si pasien itu pernah bepergian ke luar negeri, jadi masih tetap dalam pengawasan sampai tanggal 21 Maret, pungkasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seorang laki-laki menginap di Hotel Op Herti itu dievakuasi ke RSUD Tarutung, sekira pukul 11.45 Wib. Dibantu aparat, yang bersangkutan dibawa ke RSUD Tarutung menggunakan mobil ambulance khusus, juga tim dokternya. "Kenapa kita berjaga-jaga, karena yang bersangkutan pernah bepergian ke luar negeri,” ucapnya.
Sementara itu, Manager Hotel Op Herti Parlin Silalahi ketika dikonfirmasi wartawan dikutip dari Metro24jam mengatakan, oknum tersebut menginap di Hotel Op Herti dalam rangka tugas terkait kunjungan Raja dan Ratu Belanda Kamis, 12 Maret 2019 kemarin.
“Pada tanggal 4-7 Maret 2020, yang bersangkutan melaksanakan tugas ke Vietnam dan pada 10 Maret 2020, berangkat dari Jakarta menuju Silangit dan menginap di sini, masih tetap dalam kondisi yang sama,” kata Parlin.
Mendapatkan informasi tersebut, aparat langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak RSUD Tarutung untuk pelaksanaan evakuasi, karena rujukan RS penanganan pasien Covid-19 ada di RSUD Tarutung.
“Siang tadi, yang bersangkutan sudah dibawa menggunakan ambulance dari hotel menuju RSUD Tarutung, Tapanuli Utara,” pungkas Parlin.(m24/s1)






















