Masih Daring, Sejumlah Siswa SMPN 21 Belum Divaksin
09 Desember 2021 - 06:32:43 WIB | Dibaca: 3675x
Medan (Sioge) – Pelaksanaan tatap muka terbatas (PTMT) di SMP Negeri 21 Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan berjalan lancar dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat dan diawasi para guru. Para siswa dibagi 3 gelombang, dimana setiap kelasnya hanya diizinkan 10 siswa belajar setiap hari.
“Pelaksanaan belajar mengajar di sekolah ini sangat tertib dan dengan aturan yang ketat. Seluruh siswa harus divaksin Covid-19 agar daya tahan dan imunnya kuat,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan SR Batubara MSi, Rabu (8/12/2021) saat ditemui di sekolah tersebut. Saat ditanya, Plt Kepala Sekolah Marita Yeti disebutkan masih ada urusan kedinasan di luar.
Disebutkannya dari seluruh siswa yang ada, 21 siswa belum divaksin karena umurnya belum mencapai 12 tahun. Sehingga mereka hanya dapat mengikuti pelajaran secara Daring dari rumah masing-masing. Tapi nanti di semester baru, semuanya akan divaksin karena saat itu semuanya sudah mencapai 12 tahun.
Ditambahkannya, para siswa dalam seminggu mendapat giliran 2 hari masuk dan mendapatkan 5 mata pelajaran setiap harinya. “Setiap hari para siswa masuk jam 07.30 – 10.30 WIB dan 1 mata pelajaran diberi waktu 30 menit,” ujar Batubara lagi seraya menyebutkan, para guru hanya menerangkan kepada siswa. Sedangkan tugas dikerjakan di rumah.
Untuk sistem pembelajaran tatap muka terbatas ini, para guru siap melaksanakan tugasnya. Pantauan SIB di lokasi sekolah, setiap kelas para siswa tekun mendengarkan pengajaran dari gurunya. Saat ini, ujarnya, SMPN 21 memiliki 23 kelas untuk seluruh siswa. Pihak sekolah sudah mempersiapkan tempat cuci tangan, guru dan siswa memakai masker dan menjaga jarak.
Secara umum, para siswa yang tidak mendapat giliran masuk, tetap belajar dari rumah secara Daring. “Untuk Daring, kendala yang dihadapi para siswa adalah tidak memiliki paket internet sehingga banyak tugas yang tertunda dikerjakan,” pungkasnya. (S1)













