Pemko Medan Akan Bangun Undepass & Kolam Retensi
19 Januari 2023 - 21:23:14 WIB | Dibaca: 2797x
Medan (SIOGE) - Persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat, Pemko Medan akan segera membangun kolam retensi di dua lokasi di Kota Medan. Untuk mengurai kemacetan, akan membangun underpass.
Pembangunan kolam retensi dan underpass tersebut dapat segera dilakukan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution mendengarkan paparan Design Underpass dan Kolam Retensi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (16/1). Kolam retensi yang akan dibangun di Kecamatan Medan Selayang dan di Universitas Sumatera Utara (USU). Sementara pembangunan underpass akan dilakukan di Jalan Juanda Simpang Jalan Brigjen Katamso dan Jalan HM Yamin Simpang Jalan Jawa.
Pemaparan diawali dengan penyampaian Feasibility Study (Studi Kelayakan) oleh konsultan terkait rencana pembangunan underpass di Jalan Juanda Simpang Jalan Brigjen Katamso dan Jalan HM Yamin Simpang Jalan Jawa. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan Detail Engineering Design (DED) pembangunan kolam retensi di Kecamatan Medan Selayang dan USU.
Guna mendukung rencana percepatan pembangunan kedua underpass tersebut, orang nomor satu di Pemko Medan ini minta agar perangkat daerah dapat mengundang langsung stakeholder sehingga mereka bisa melakukan apa yang harus dilakukan. “Silahkan tentukan waktunya, agar seluruh stakeholder dapat hadir. Mengingat harus mengejar waktu agar pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan," pesannya.
Selanjutnya di hadapan Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Topan Obaja Putra Ginting, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis, Kadis Perhubungan Iswar Lubis dan para konsultan, Bobby Nasution berpesan agar dinas terkait berkoordinasi dengan stakeholder yang memiliki hubungan dengan rencana tersebut seperti Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, USU.
“Rencana pembangunan (underpass dan kolam retensi) harus ada dukungan dan koordinasi dengan stakeholder dukungan dari pihak USU maupun BWS Sumatera II, juga perlu memperhatikan semua aspek termasuk aspek potensi dampak sosial yang mungkin akan terjadi,” pesannya. (Dinas Kominfo/Bahren)












