Keren, Begini Wajah Baru Stadion Megah di Papua
16 Januari 2019 - 10:51:44 WIB | Dibaca: 4635x
Papua (SIOGE) - Stadion megah Papua Bangkit yang akan dijadikan sebagai stadion utama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2020 mendatang, perlahan mulai memasuki tahap akhir pembangunan.
Stadion yang terletak di wilayah Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura itu, sudah mulai nampak terlingkari dibagian atasnya dengan susunan atap.
"Kurang lebih progres pembangunan Stadion Papua Bangkit ini sudah memasuki tahap 85 persen. Untuk pengerjaan atapnya sudah masuk ke zona 6 dan 7," ungkap salah seorang sumber dalam proses pembangunan Stadion Papua Bangkit yang enggan disebutkan namanya, Rabu (14/11/18).
Selain itu, kursi penonton yang menerapkan single seat dengan tipe monoblok juga sudah mulai terpasang dengan desain pola gradasi perpaduan warna merah, putih dan abu-abu.
"Single seat sudah mulai terpasang di tribun atas zona 1. Tipenya monoblok sesuai standar FIFA," ujarnya.
Sedangkan, untuk rangka ornamen fasad pelengkung di badan luar stadion juga mulai terbentuk di zona 1, 2 dan 7. Rumput lapangan yang menggunakan jenis zoysia matrella ini juga terus dalam perawatan hingga proses pekerjaan selesai.
Untuk kursi yang akan digunakan pada bench pemain cadangan di stadion ini pun akan menggunakan kursi empuk setara dengan milik klub-klub Eropa dan yang terpasang di Stadion Gelora Bung Karno.
Stadion yang berkapasitas hingga 45.000 penonton ini dijadwalkan rampung dan sekaligus diresmikan pada Maret tahun 2019 mendatang. Pihak PT PP selalu pelaksana proyek pun masih belum mau membeberkan progres stadion saat ini. Hal tersebut dilakukan guna memberikan kejutan kepada publik.
Dua stadion ini juga sangat mirip jika dilihat dari pola desain tiang penyangganya tanpa menggunakan cangkang. Kemiripan itu bahkan diiyakan oleh salah seorang sumber dalam pengerjaan proyek Stadion Papua Bangkit.
"Kalau dilihat dari sudut luar tanpa menggunakan cangkang, stadion Papua Bangkit ini mirip dengan Stadion Olympia Berlin. Namun lebih mirip sekali dengan Stadion Salt Lake di India," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (15/11/18).(idos/s1)






















