Tingkatkan Produksi Gula, Kebun Sei Semayang PTPN II Gelar Pembersihan Lahan
14 Juni 2020 - 09:55:19 WIB | Dibaca: 3621x
Tanjungmorawa (SIOGE) - Untuk meningkatkan produksi gula, Kebun Sei Semayang PTPN II menggelar pembersihan lahan dari warga masyarakat yang selama ini mengerjakan lahan milik PTPN II tanpa ada ijin dari Managemen PTPN II. Pembersihan digelar di lahan Kebun Sei Semayang, Dusun Dagang Kumbar, Desa Silebo-lebo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (13/6/2020).
Selanjutnya lahan itu akan ditanami kembali tebu yang sudah dimulai Jumat 12 Juni 2020 dengan rencana selesai penanaman Senin 15 Juni 2020.
Direktur PTPN II melalui Maneger Distrik Tebu Arota Telambanua, Kabag Pam Aset Imam Subekti, Manager Kebun Sei Semayang, Bram Sitompul, Kasubbag Humas Sutan BS Panjaitan bersama Kuasa Hukum Sastra mengatakan, lahan yang dibersihkan masuk ke Kebun Sei Semayang dengan Sertifikat HGU Nomor 91 yang masa berlakunya sampai dengan Tahun 2028. Dimana luasnya 408,12 hektare.
Disebut Arota, luas areal yang akan dibersihkan dari pihak masyarakat yang selama ini menguasai lahan milik PTPN II lebih kurang 100 hektare lebih. Dan yang telah dibersihkan hingga sampai dengan hari ini seluas lebih kurang 20 hektare, selanjutnya langsung dilakukan penanaman bibit tebu.
Sementara Sastra menambahkan, PTPN II
adalah BUMN yang memproduksi guna kepentingan nasional khususnya masyarakat Sumut. Jadi semua lahan PTPN II yang awalnya penghasil tebu akan ditanami kembali. Diharapkan agar seluruh elemen masyarakat supaya mengerti dan dapat kiranya meninggal kan areal HGU milik PTPN II yang selama ini dikerjakan masyarakat tanpa ada ijin dari Managemen PTPN II.
Awalnya, masyarakat bermohon kepada PTPN II supaya dapat diberi kesempatan untuk memanen hasil tanaman yang sudah sempat ditanami. Namun dari pihak Managemen PTPN II, kata Sastra, tidak dapat memenuhi permohonan warga masyarakat. Sebab PTPN II sudah berapa kali mengimbau masyarakat supaya secepatnya meninggalkan lahan untuk ditanami tebu, namun masyarakat tidak mau dan tanaman masih lama masa panennya.
Kemudian tambah Sastra, PTPN II juga menawarkan tali asih kepada masyarakat sebagai pengganti tanaman yang dibersihkan. Dengan catatan pemberian tali asih diberikan setelah adanya kesepakatan dan melengkapi berkas yang diperlukan.
Diketahui pembersihan berlangsung aman dengan menggunakan beberapa alat berat seperti traktok cangkol, eskapator, traktor juring, Red Roder, jonder dan TM 150.
Hadir saat pembersihan, Kasubbag Pam Aset Nur Kamal, Asisten Umum Kebun Sei Semayang Indra Gunawan, Kepala Papam PTPN II Toto Raharjo, Papamwas Idris, Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP A Sinurat, Ka Sat Intel Polrestabes Medan AKBP Ahyan, Ka Subdit Sat Sabahara Polda Sumut Kompol Suyadi beserta jajarannya yang didukung oleh BKO, security PTPN II, Kades Silebo-lebo, Bahagia, Polsek Kutalimbaru dan jajaran Koramil Kutalimbaru. (sib/s1)






















