Bunga Langka Mekar di Rumah Warga Kabanjahe
22 Desember 2021 - 00:51:09 WIB | Dibaca: 3800x
Kabanjahe (Sioge) – Bunga langka tumbuh dan mekar di Kabanjahe Kabupaten Karo. Bunga yang sudah ditanam 7 tahun itu bernama Amorphophallus Titanum dan tumbuh di salah satu rumah warga di Jalan UKA No.26 Kabanjahe.
Kepada Sioge.com, Selasa (21/12/2021) pemilik bunga langka itu Sadrah Sukatendel mengatakan mekarnya Titan Arum (Bahasa Indonesia-red) mulai Senin (20/12/2021) sekira pukul 17.00 WIB. Awal mekarnya bunga ini, ditandai dengan bau bangkai yang dapat dirasakan radius 40 meter. Setelah sehari mekar, barulah bau bangkai itu tercium dari jarak 1 meter.
Pria yang merupakan Ketua KAKR Moderamen GBKP itu mengatakan awalnya pada 17 November 2021 mulai nampak sebagai calon bunga. Setelah sebulan, barulah mekar terlihat sangat indah.
Bunga Tubung (bahasa Karo-red) itu berdiameter 130 Cm dan setinggi 190 Cm. Disebutkannya, bunga itu ditanamnya selama 7 tahun baru berbunga. Itupun setelah tumbuh daun berulang dan mengalami dorman (jarak layu dan tumbuh kembali). “Semakin besar semakin lama dorman, terakhir 7 bulan sebelum berbunga,” ujarnya.
Ditambahkan pengusaha toko emas di Kabanjahe itu, bunga itu juga dinamai bunga bangkai. Namun berbeda dengan Rafflesia Arnoldi yang merupakan parasit. Amorphophallus Titanum sejenis porang raksasa. Endemi Sumatra, banyak terdapat di hutan Penggurun Desa Gunung Merlawan Kecamatan Tiga Nderket Kabupaten Karo.
Disebutkannya, bibit bunga itu ditemukannya di Gunung Merlawan, 7 tahun lalu. Saat itu, bunga itu sebesar kelingking orang dewasa. Setelah sekian lama barulah mekar. “Biasanya, setelah mekar sekira 3 hari, barulah layu kembali,” ujarnya.
Sedikit informasi yang didapatkan dari internet. Kibut atau bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa, Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatra) dapat menghasilkan bunga setinggi 5 meter. Kibut disebut juga bunga bangkai dikarenakan bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.
Kibut sering dipertukarkan dengan padma raksasa atau Rafflesia arnoldi. Mungkin karena kedua jenis tumbuhan ini sama-sama memiliki bunga yang berukuran raksasa, dan keduanya sama-sama mengeluarkan bau yang tak enak. Jenis-jenis Amorphophallus juga dapat dijumpai pada hutan hujan tropis di Stasiun Penelitian Hutan Tropis (SPHT) Taman Nasional Kayan Mentarang di Lalut Birai, Desa Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau. Tumbuhan ini hanya ada di Indonesia. (S1)








.jpeg)












