Masyarakat Sergai di Perantauan Diimbau Tidak Mudik
06 April 2020 - 16:56:14 WIB | Dibaca: 3214x
Sergai (SIOGE) - Untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) yang ada di perantauan untuk sementara waktu diimbau tidak mudik ke Sergai.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Sergai, Ir H Soekirmandi Posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Seirampah, Senin (6/4/2020).
"Karena, mudik dalam situasi saat ini, itu berarti ancaman terhadap memutus rantai penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, kepada perantau perantau Sergai, saya imbau untuk sementara waktu tidak usah mudik dulu, bertahanlah di tempat di mana dia berada saat ini, karena nanti di sini dia akan menambah orang dalam pemantauan (ODP)," imbau Bupati.
Selain itu, lanjutnya, jika dalam perjalanan mudik warga tersebut mengalami sakit dan suhu badannya lebih dari 37,5 derajat, orang tersebut harus diisolasi di rumah sakit dan berstatus ODP untuk 14 hari ke depan.
"Misalnya, dia di Pekanbaru atau di Jakarta atau dimana, udahlah di sana aja dulu. Di sini pun kalau tempatnya tidak sehat, kan enak di rumahnya, daripada di rumah sakit. Jadi saya dengan tegas mengimbau agar mereka tidak mudik," tegas Soekirman.
Namun, lanjutnya, jika ada warga yang terpaksa harus mudik, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan. Jika warga tersebut mudik dari daerah zona merah, akan diisolasi mandiri selama 14 hari dan tidak boleh keluar.
"Tapi kalau dia sakit-sakit, langsung diisolasi di rumah sakit. Jadi, demam-demam biasa pun dia, tapi kami sudah curiga karena dari daerah merah, langsung kita isolasi di rumah sakit," tegas Soekirman.(sib/s1)






















