Pesawat Garuda Terperosok Keluar Landasan Bandara Sultan Hasanuddin
02 Juli 2020 - 01:15:37 WIB | Dibaca: 3624x
Makassar (SIOGE) - Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 613 tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, ketika akan tinggal landas menuju Jakarta pada malam ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Rabu (1/7/2020) malam, diketahui pesawat milik perusahaan berplat merah itu yang keluar dari landasan pacu itu berjenis Airbus A330.
Menanggapi insiden tersebut, External Communications Manager Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengatakan pihaknya akan mencari tahu penyebab pesawat itu keluar dari landasan pacu."Kami akan meng-update terkait kabar tersebut," katanya.
Kendati demikian dugaan sementara, pesawat tersebut terperosok ke luar landasan ketika berbalik arah hendak terbang.
Sementara itu Humas Angkasa Pura 1 (AP1) Iwan Risdianto mengatakan pesawat Garuda Indonesia keluar jalur saat akan terbang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. “Jadi sebenarnya bukan tergelincir, namun keluar landasan, out of runway saat akan take off,” papar Iwan.
Dari hasil peninjauan di lapangan, lanjut dia, seluruh penumpang dan kru pesawat tersebut sudah dievakuasi ke terminal. Hingga pukul 21.00 WITA, pesawat masih berada di runway 21 dan tengah diupayakan untuk dipindahkan oleh mobil pendorong atau towing car.
"Berkat kesigapan personel AMC dan ARFF Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, insiden ini segera dapat ditangani dan penumpang langsung dievakuasi. Insiden ini tidak berdampak terhadap operasional penerbangan selanjutnya karena Bandara Sultan Hasanuddin memiliki dua runway," ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan melalui keterangan tertulisnya.
Saat ini masih dilakukan investigasi untuk mengetahui penyebab insiden ini. Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tengah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, terutama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan tindak lanjut penanganan insiden pesawat tersebut.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden pesawat Garuda Indonesia ini. Angkasa Pura I senantiasa mengutamakan kenyamanan pengguna jasa bandara, termasuk ketika dalam kondisi gangguan operasional penerbangan," ujar Handy.(ant/kum)




.jpeg)

















