Pengelola Pantai Putera Serdang di Pantai Labu Kurang Memikirkan Keselamatan Pengunjung
09 Agustus 2020 - 23:21:02 WIB | Dibaca: 4254x
Deliserdang (SIOGE) - Memasuki new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tempat wisata keluarga mulai ramai dikunjungi namun masih banyak yang tidak memikirkan keselamatan pengunjung salah satunya Pantai Putera Serdang yang berada di Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Pantai yang dikelola Badan Usaha Milik Desa tersebut salah satu destinasi wisata budaya dan alam yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar namun kenyataannya masih jauh dari yang diharapkan.
Pantauan wartawan, Minggu (9/8/2020) terlihat Personil Polairud Unit Pantai Labu Bripka Santoso sibuk memanggil pengunjung yang sedang berenang dikejauhan sebab pengelola pantai tidak memberi tanda/batas larangan bagi pengunjung yang ingin berenang.
"Berenangnya jangan sampai jauh sana kita khawatir kalau nanti sampai digulung ombak gimana dan yang punya anak kecil kalau ikut berenang tolong diperhatikan soalnya ini ombak besar," pungkas Bripka Santoso kepada pengunjung yang sedang berenang di pantai.
Selain tidak membuat batas bagi pengunjung yang berenang kapal nelayan juga mencari sewa untuk mengajak pengunjung muter-muter hingga ketengah laut namun tidak menyediakan pelampung.
"Biasanya kalau pengunjung ramai ada kapal nelayan yang cari sewa disini cukup bayar Rp 5000 per orang pengunjung di ajak muter-muter sampai jauh sana dan tidak dilengkapi dengan pelampung, saya sendiri lihatnya takut kalau sampai ditengah sana kena ombak terbalik kapalnya gimana," ucap pemilik pondok yang tidak ingin disebutkan namanya seraya sambil mengatakan kalau kapal nelayan tersebut menyetor Rp 25.000 kepada oknum tertentu. (Feri)






















