Ketua Porbikawa Sumut Lantik Pengurus Honbu Dojo di Pancurbatu
01 Mei 2026 - 20:56:52 WIB | Dibaca: 2165x
Medan (Sioge) - Ketua Persatuan Olahraga Beladiri Ishikawa Karatedo Indonesia (Porbikawa) Sumatera Utara, Sensei Drs Dolatta Ginting (DAN IV) melantik pengurus Dojo Konsentrasi dan Honbu Dojo Porbikawa Sumut di Pancurbatu, Kamis (30/4/2026).
Pelantikan yang dihadiri para pengurus Porbikawa Sumatera Utara, Tokoh masyarakat dan warga dilaksanakan sederhana namun bermakna. Para pengurus yang dilantik adalah Ketua Oktaviano R Christo Tarigan, Sekretaris OK Jhonny Sarinton, Bendahara Tetap Min S Berahmana dan Richi Purba sebagai Humas.
Dalam pelantikan itu SK diserahkan Ketua Porbikawa Sumut Drs Dolatta Ginting didampingi Sekretaris Irwansyah SH dan Binpres Ismadaya.
Dalam sambutannya, ketua yang dilantik Oktaviano mengatakan terima kasih kepada pengurus yang sudah mempercayakannya sebagai pengurus. Pihaknya akan bekerja keras memajukan Honbu Dojo Porbikawa di Desa Hulu Pancurbatu karena menganggap kepercayaan itu merupakan amanah. Ke depannya, dengan adanya Honbu Dojo ini, Porbikawa Sumut semakin maju dan menjadi positif bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua Porbikawa Sumut Drs Dolatta Ginting mengatakan terima kasih kepada tokoh masyarakat dan orag yang terpilih menjadi pengurus Honbu Dojo ini. Nantinya, Honbu Dojo ini jadi tempat pusat pelatihan bagi para pelatih karate Porbikawa se-Sumut yaitu pelatih Sabuk Hitam dan Cokelat sebagai Asisten Pelatih. Namun pusat pelatihan ini bisa dipakai siapa saja untuk latihan karate karena prinsip Budho.
Selain untuk menempa prestasi atlet, akan ada pelatihan bersama para pelatih Porbikawa se-Sumut, 2 kali sebulan. Ini untuk meningkatkan keterampilan para pelatih di dojo masing-masing agar bisa menghasilkan atlet yang berprestasi. KONI Pancurbatu juga merespon baik adanya Honbu Dojo ini karena sama-sama bisa berbuat yang terbaik untuk karate.
Binpres Porbikawa Sumut, Ismadaya Sembiring dalam kesempatan itu mengatakan di karate ada namanya hirarki yaitu patuh perintah atasan dansaling menghormati. Ada perintah tidak boleh dibantah, namun kalau dianggap tidak benar bisa dibicarakan pada rapat hidanis.
Tokoh masyarakat yang juga kepala SD di Pancurbatu, Passionari Rosanna Okuleny Br Tarigan SPd yang akrab disapa Leny mengatakan pihaknya sangat mendukung adaya latihan karate di Pancurbatu. Dirinya juga sudah membuka pelatihan karate di sekolah yang dipimpinnya, setidaknya untuk perlindungan diri anak-anak tersebut. (*)













