Dihadiri Cucu Sang Faunding Father, Ribuan Warga Padati Acara Merdang Merdem 2026
18 Oktober 2026 - 20:07:03 WIB | Dibaca: 2141x
Medan (Sioge) - Ribuan warga hadiri perayaan Merdang Merdem Kota Medan 2026 di Lapangan Benteng Medan, Minggu malam (17/10/2026) dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Cucu Sang Founding Father Sidarta Pelawi MBA dan Panitia Merdang Merdem 2026 Dato Adil Freedy Sembiring yang dikenal dengan gelar Datuk Seri Adil Fredy Haberham Sembiring Pelawi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melestarikan adat dan budaya masyarakat Karo. Kegiatan ini diharapkan memperkuat persaudaraan serta menjaga keberagaman etnis di Kota Medan.
Penasehat Sidarta Pelawi disebut berperan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut turut melibatkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan. Disebutkannya, Merdang Merdem merupakan tradisi masyarakat Karo yang mengandung nilai rasa syukur, kebersamaan, kekeluargaan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur. Tradisi ini perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tetap hidup di tengah kemajuan zaman.
Selain melestarikan budaya, kegiatan ini berpotensi mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM, kuliner tradisional, kerajinan, serta pertunjukan seni budaya.
Kehadiran unsur tokoh adat dan kebudayaan, termasuk perhatian terhadap sejarah Kesultanan Deli, juga menjadi pengingat pentingnya menghormati seluruh warisan budaya yang tumbuh di Sumatera Utara.
Wali Kota Rico Waas dalam kesempatan itu mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman etnis serta kompak berdoa agar musibah kabut asap yang melanda Kota Medan dapat segera berakhir.
Disampaikannya, bahwa tradisi Merdang Merdem merupakan wujud rasa syukur atas berkat Tuhan bagi tanah yang subur.
"Setiap tahunnya kita merayakan merdang merdem sebagai bentuk rasa syukur yang diberikan Tuhan kepada bangsa kita, pada daerah-daerah kita yang subur. Mudah-mudahan negara kita semakin maju, negara kita semakin subur, rakyatnya semakin makmur, kita semuanya sehat, dan juga apa yang kita cita-citakan sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur dapat terwujud," ujarnya.
Rico Waas juga menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di antara 2,5 juta jiwa warga Medan yang multietnis mulai dari Karo, Batak, Jawa, Minang, Aceh, India, Tionghoa, Nias, hingga suku-suku lainnya. Ia juga mengulas sejarah panjang kota yang didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi hingga menjelma menjadi kota metropolitan yang maju seperti saat ini.
Di tengah suasana sukacita budaya tersebut, Wali Kota Medan memberikan perhatian khusus pada kondisi lingkungan kota saat ini. Rico Waas mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama agar paparan kabut asap segera surut sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Malam puncak perayaan ditutup dengan momen hangat dan penuh keakraban. Wali Kota Medan turun langsung ke tengah lapangan untuk menari landek bersama masyarakat dan para tamu undangan.
Perayaan Merdang Merdem 2026 ini turut pula dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda Kota Medan, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Mengusung tema "Merawat Tradisi Merajut Kebersamaan dengan Keberagaman" perhelatan Akbar tahunan ini dimeriahkan artis Karo dari Jakarta Santa Hoky Ginting, artis daerah Tanah Karo Rimta Br Ginting, Samuel Sembiring, Perdana Tarigan, Berlian Br Sitepu, Unjuk Br Ginting, Yanto Tarigan, Gimta Tarigan, Asem Menita Tarigan dan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Merdang Merdem Kota Medan 2026 Dato Adil Sembiring Pelawi mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih pada smua jajaran yang telah mendukung terlaksananya acara ini.
Selain acara hiburan khas suku Karo, donor darah, bazar UMKM, acara ini juga turut dimeriahkan oleh kehadiran adik-adik yatim piatu dari berbagai panti asuhan dan berbagai agama. Kehadiran mereka khusus diundang panitia untuk syukuran, doa bersama dan santunan.
Adil Sembiring Pelawi juga berharap, melalui dukungan Wali Kota Medan dan Pemko Medan, festival kebudayaan Merdang Merdem dapat terus digelar setiap tahunnya dengan semarak dan sukses, guna semakin memperkokoh eksistensi budaya Karo di Kota Medan. (*)













