Protes Gajinya Terlalu Kecil, Bupati Banjarnegara Unggah Slip Gaji di Medsos
04 Oktober 2019 - 02:03:20 WIB | Dibaca: 3455x
Banjarnegara (SIOGE) - Banyak warga pasti bertanya-tanya berapa gaji seorang kepala daerah? Pertanyaan tersebut mungkin ada di benak hampir seluruh masyarakat, namun tidak pernah menemukan jawabannya.
Dan kini pertanyaan tersebut telah terjawab melalui akun Instagram @kabupatenbanjarnegara, Rabu (2/10/2019) mengunggah slip gaji Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono disertai keterangan foto "Gajian Bupati Bulan Oktober 2019".
Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah amplop berwarna cokelat dengan tulisan "Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Setda Banjarnegara" pada bagian atasnya.
Di bagian bawahnya tertulis nama Budhi Sarwono dengan jabatan sebagai bupati.
Sedangkan pada bagian bawah nama, tertulis "Gaji Bulan Oktober 2019".
Pada slip tertulis, besaran gaji bersih Bupati Budhi Sarwono sesuai draf sebanyak Rp 6.114.100.
Namun yang diterima sebanyak Rp 5.961.200, karena dipotong zakat lewat BAZ sebanyak Rp 152.900.
Unggahan tersebut pun menjadi pembicaraan warganet.
Kasi Pengelolaan Informasi Dinas Kominfo Banjarnegara Khadir saat dikonfirmasi membenarkan unggahan tersebut. Akun Instagram tersebut merupakan akun resmi milik Pemkab Banjarnegara.
"Iya benar kami yang mengunggah slip gaji bupati bulan Oktober.
Terkait slip gaji itu kami diberitahu langsung oleh bupati," kata Khadir melalui sambungan telepon, Kamis (3/10/2019).
Khadir menjelaskan, pihaknya mengunggah slip gaji bupati karena selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui.
Padahal gaji bupati merupakan salah satu informasi publik yang bisa diakses masyarakat luas.
"Banyak yang belum tahu besaran gaji bupati. Ini kan salah satu informasi publik, jadi tidak apa-apa, kecuali besarannya tidak sesuai fakta," ujar Khadir.

Melansir kompas, Budhi Sarwono mengatakan, slip gaji yang diunggah merupakan slip gaji asli miliknya.
Slip gaji tersebut awalnya difoto oleh salah satu anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
"Anak saya lagi duduk di samping saya, anak SMP kelas 2, baru tahu gajinya papanya segitu.
Kaget 'Pah berarti sama uang saku saya waktu kemarin ke Bali lebih banyak uang saku saya', Itu kemudian difoto," kata Budhi saat dihubungi, Kamis (3/10/2019).
Menurut Budhi, ia lalu memberikan foto slip gaji itu kepada Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara.
"Ini di-upload saja biar masyarakat tahu," kata Budhi.
Budhi mengatakan, ia tidak mempersoalkan komentar warganet terkait dengan unggahan tersebut.
"Ada banyak yang komentar, katanya ada yang kasihan, banyak yang enggak senang juga.
Ya sudah enggak apa-apa, wong memang gajinya segitu," ujar Budhi.
Budhi menjelaskan, besaran gaji yang diterima setiap bulan sesuai dengan yang tertera pada slip gaji.
Budhi Sarwono mengatakan, idealnya gaji seorang bupati paling tidak Rp 100 juta atau bahkan lebih hingga Rp 150 juta.
"Kalau anggota dewan saja Rp 30 juta, bupati ya Rp 100 juta atau Rp 150 juta lah," kata Budhi.
Budhi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kenaikan gaji para kepala daerah.
Menurut dia kenaikan gaji kepala daerah diperlukan agar seimbang dengan gaji para pejabat atau kepala lembaga/institusi negara yang lain.
"Kalau sudah viral ya nggak papa.
Mudah-mudahan pemerintah malu dan melipatkan 10 atau 20 kali (dari gaji sekarang)," ujar Budhi.
Namun, Budhi juga menerima uang operasional sebagai bupati. "Tunjangan enggak ada, enggak ada tunjangan apa-apa.
Uang operasional ada, uang operasional saya Rp 31 juta koma berapa gitu.
Itu untuk keperluan keliling sehari-hari, pulsa, untuk kondangan dan sebagainya," kata Budhi.(trib)




.jpeg)

















