Pembangunan Tol Dalam Kota Medan Ditargetkan Februari 2020
15 Januari 2020 - 13:26:41 WIB | Dibaca: 4357x
Medan (SIOGE) - Pembangunan jalan tol dalam kota Medan sepanjangan 30,97 kilometer direncanakan dimulai Februari 2020.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Effendy Pohan saat Groundbreaking pembangunan jalan tol dalam kota Medan, Rabu (15/1/2020).
“Progresnya masih berjalan, dan rencananya groundbreaking akan dilaksanakan pada Februari 2020,” kata Effendy Pohan.
Ia mengatakan, rencana pembangunan Jalan tol dalam kota Medan dimulai pada Maret 2019 dengan MoU bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bersama investor PT CmNP dan PT Adhi Karya.
“Semua pembiayaan mulai studi kelayakan atau feasibility study (FS) sampai nantinya konstruksi dan pengusahaan akan dilakukan oleh investor dan konsorsium,” ujarnya.
Pada 15 Agustus 2019 dilakukan Pencanangan Pelaksanaan Studi Kelayakan Pengusahaan Jalan Tol Dalam Kota Medan yang diinisiasi oleh Pemprov Sumut, setelah terbitnya surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI) tanggal 26 Juli 2019, tentang persetujuan pelaksanaan study kelayakan dalam rangka prakarsa pengusahaan Jalan Tol Dalam Kota Medan
“FS sudah termasuk kajian teknis transportasi, lalu lintas, basic design, amdal, ekonomi, finansial, kemampuan pembiayaan dan lain lain, yang akan direview oleh Kemen PUPR melalui Ditjen Bina Marga, BPJT dan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur,” ujarnya.
Effendy mengaku, Pemprov,Pemko, dan Pemkab sejatinya terus mendorong dan memfasilitasi seluruh kebutuhan data, perizinan dan lain-lain terkait percepatan penyelesaiaan FS yang dilakukan oleh Konsultan Investor.
“Kita juga berharap semua pihak dapat juga mendukung segala bentuk kegiatan yang dapat mempercepat selesainya FS ini,” harapnya.
Saat ini konsultan investor sedang mengejar target penyelesaian FS ini tetap on-schedule yang disepakati di Februari 2020. Setiap tahapan study juga tetap dilakukan sesuai mekanisme yang ada, seperti study AMDAL, study ekonomis dan lainnya.
“Kita berharap semua pihak dapat menunggu progres ini, relatif banyak benefit yang akan terjadi terhadap perkembangan Kota Medan dan sekitarnya dengan dibangunnya Jalan Tol dalam Kota Medan,” pungkasnya. (t/s1)






















